Humanika Endus Lelang Proyek Unila Sarat Kongkalikong - RILIS.ID
Humanika Endus Lelang Proyek Unila Sarat Kongkalikong
Bayumi Adinata
Sabtu | 17/08/2019 20.21 WIB
Humanika Endus Lelang Proyek Unila Sarat Kongkalikong
Universitas Lampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) menyoroti kejanggalan lelang proyek tahun anggaran 2019 di Universitas Lampung (Unila).

Koordinator Presidium Humanika Basuki mengatakan, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Unila diduga telah melakukan praktik kongkalikong terhadap salah satu peserta tender dalam lelang proyek lanjutan pembangunan gedung B pada Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila.

“Informasi yang kami himpun di lapangan, terdapat salah satu peserta lelang yang tidak memenuhi kualifikasi.  Namun, peserta tersebut malah dimenangkan oleh panitia lelang,” katanya kepada Rilislampung.id, Sabtu (17/8/2019).

Basuki menilai pembangunan gedung di Kampus Unila harus dimenangkan oleh perusahaan dengan kualifikasi yang ditentukan peraturan perundang-undangan.

“Dalam penentuan pemenang pekerjaan jangan sampai terjadi adanya pelanggaran, baik secara administratif maupun substansif yakni soal pengurangan volume kegiatan,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, panitia lelang tidak boleh memenangkan rekanan yang sudah blacklist dalam hal pelaporan pajak.

“Pihak Unila jangan sampai berani main-main dengan memuluskan perusahaan yang blacklist dalam laporan pajak,” tegasnya.

Basuki menduga ada pemufakatan jahat dalam penentuan pemenang kegiatan gedung FKIP Universitas Lampung oleh UKPBJ.

“Tentu saja kami akan mengawal dan melaporkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua UKPBJ Unila Dwi Heryanto belum dapat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya. Wartawan media ini juga telah mencoba melakukan klarifikasi ke kantornya, pada Kamis (15/8/2019) dan Jumat (16/8/2019). Sayangnya, Dwi tidak berhasil ditemui di kantornya.

Salah seorang staf UKPBJ menyebut bahwa pimpinannya tersebut sedang berada di luar kantor.

“Pak Dwi tidak ada di ruangan, sedang keluar,” kata seorang staf yang menolak identitasnya disebutkan.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unila Muh. Sarkowi berjanji akan mengecek informasi kejanggalan salah satu peserta tender ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Lampung-Bengkulu.

"Senin (19 Agustus) akan kami cek ke kantor pajak. Terima kasih atas informasinya," singkatnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID