HUT BPOM, Kosmetik Ilegal dan Zat Berbahaya Tetap Jadi PR - RILIS.ID
HUT BPOM, Kosmetik Ilegal dan Zat Berbahaya Tetap Jadi PR
El Shinta
Minggu | 10/02/2019 16.11 WIB
HUT BPOM, Kosmetik Ilegal dan Zat Berbahaya Tetap Jadi PR
Wali Kota Bandarlampung Herman HN melihat jenis obat dan kosmetik berbahaya yang disita BBPOM Bandarlampung, Minggu (10/2/2019). FOTO RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Penjualan kosmetik ilegal lewat sistem online dan makanan mengandung zat berbahaya masih menjadi pekerjaan rumah berat Balai Besar Obat dan Pengawas Makanan (BBPOM) Kota Bandarlampung.

Kepala BBPOM, Syamsuliani, mengungkapkan hal itu saat kegiatan BPOM 18Funfest Bhakti untuk Negeri di Car Free Day Tugu Adipura, Minggu (10/2/2019). 

"Dari catatan sepanjang tahun 2018, rhodamin B pewarna dan boraks masih mendominasi temuan kita,” paparnya.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN telah menyetujui bekerjasama dengan tim BBPOM untuk turun ke lapangan sebulan sekali memeriksa makanan yang diduga mengandung zat berbahaya.

Dia menjelaskan, pihaknya juga kini tengah gencar mengedukasi masyarakat yang masih berpendapat menggunakan obat tradisional merupakan cara aman menyembuhkan penyakit. 

"Padahal, jamu seperti Godong Ijo ternyata berbahaya karena mengandung bahan kimia," tandasnya. 

Syamsuliani berharap pada momen HUT BPOM ini bisa menjadikan pihaknya sebagai lembaga yang kuat untuk melindungi masyarakat. 

"Alhamdulillah kegiatan jalan sehat, senam sehat bersama, dan lomba yel-yel serta foto instagram berjalan lancar," syukurnya.

Sementara Wali Kota Bandarlampung Herman HN berharap, BBPOM bisa lebih ketat mengawasi peredaran makanan khususnya jajanan anak yang kini makin banyak jenisnya. 

"Saya yakin bahan obat dan makanan bisa diawasi, terutama di sekolah yang jualan makanan bermacam-macam, karena jangan sampai anak-anak kita yang jadi korbannya," singkatnya. (*)

 

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID