Inilah Bukti Pelanggaran Kode Etik Bawaslu Lampung Versi KRLUPB - RILIS.ID
Inilah Bukti Pelanggaran Kode Etik Bawaslu Lampung Versi KRLUPB
Taufik Rohman
Jumat | 03/08/2018 16.50 WIB
Inilah Bukti Pelanggaran Kode Etik Bawaslu Lampung Versi KRLUPB
KRLUPB mengajukan bukti dan saksi ke DKPP, Jumat (3/8/2018). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) mengajukan 12 barang bukti dan delapan saksi terkait dugaan pelanggaran kode etik Bawaslu Lampung ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jumat (3/8/2018).

“Jumat siang, kita mengajukan 12 barang bukti dan 8 saksi yang akan menguatkan laporan pelanggaran kode etik Bawaslu Lampung,” kata Ketua KRLUPB Rakhmat Husein.

Pengajuan itu diterima DKPP melalui surat bernomor 212/I-P/L-DKPP/2018 tertanggal 3 Agustus 2018 yang diteken Aditya Hermawan.

Dalam surat tersebut, KRLUPB melaporkan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu pada 3 Agustus 2018 dengan teradu atau terlapor Bawaslu. Namun tidak tercantum secara rinci ke-12 bukti dan delapan saksi yang diajukan ke DKPP.

“Akan kami sampaikan ke kawan-kawan media saat persidangan berlangsung. Semua juga tahu, bahwa dalam kasus politik uang yang dilakukan Arinal-Nunik, hampir semua terlapor hingga kini menghilang. Kenapa saksi dan terlapor bisa hilang? Itu tentu karena ada yang sengaja menghilangkannya,” ujar Rakhmat Husein.

Menanggapi laporan KRLUPB, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengaku siap menghadapinya. Ia mengklaim proses persidangan politik uang beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan perundang-undangan dan Peraturan Bawaslu RI.

“Menurut kami, dalam selama sidang politik uang, kami telah sesuai prosedur dan mekanisme yang ada. Apa yang kami lakukan juga langsung dilaporkan ke Bawaslu RI," ucapnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID