Insentif Dipotong, Honorer Taman Kehati Resah - RILIS.ID
Insentif Dipotong, Honorer Taman Kehati Resah
M. Iqbal
Senin | 29/04/2019 21.01 WIB
Insentif Dipotong, Honorer Taman Kehati Resah
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Mesuji – Tenaga honorer Taman Kehati Mesuji, resah dengan indikasi potongan insentif yang dilakukan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Hamdani.

"Saya tidak tahu ada potongan seperti ini, dan waktu saya tanya ini potongan untuk apa, Pak Hamdani menjelaskan kalau itu adalah potongan uang makan dan pajak. Selama ini waktu masih ada Pak bupati Khamami kami tidak pernah ada potongan sama sekali," ujar salah satu tenaga honorer yang enggan disebutkan namanya.

Masih dikatakan olehnya bahwa potongan tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. 

"Untuk makan kita dipotong Rp250 ribu dan ada pajak Rp225 ribu. Kalau gaji kita tidak ada potongan hanya insentif dan pajak saja yang dipotong oleh Pak Hamdani langsung. Sementara itu untuk pajak sendiri kami tidak punya NPWP," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam potongan tersebut seluruh honorer di Taman Kehati untuk menandatangani dua absensi yang berbeda.

"Yang buat kami bingung itu Mas, kita di suruh tanda tangan dua absensi berbeda yang satu absensi sesuai dengan tingkat kehadiran kita kalau masuk tulis masuk sebaliknya kalau tidak masuk tulis idak masuk dan satunya lagi absensi full masuk kerja,” ujarnya. 

Menanggapi terkait potongan insentif tenaga honorer di Taman Kehati, Hamdani mengatakan bahwa potongan tersebut dilakukan olehnya atas dasar keputusan yang jelas ditetapkan beberapa waktu lalu.

"Insentif itu kita potong jika mereka tidak masuk kerja, jadi insentif akan dipotong dan dibayarkan sesuai dengan absensi. Mereka tidak terima kalau dipotong sementara insentif itu dibayarkan perhari sesuai mereka masuk kerja," jelas Hamdani saat dikonfirmasi rilislampung.id, Senin (29/4/2019).

Disinggung terkait selain potongan insentif dan ada potongan pajak, Hamdani menjelaskan bahwa tenaga honorer yang menerima insentif sudah ada dasarnya untuk dikenai pajak.

"Keuangan langsung memotong pajak 5% itu sudah menjadi aturan tidak bisa kita mengganggu untuk PNS kan 15% dan itu sudah dibayar oleh bendahara kita. Kita saja PNS ada potongan pajak. Untuk landasan atas dasar apa potongan pajak tersebut tanya saja kepada keuangan. Dan untuk GU kan setor spj nya ke keuangan sebagai pertanggung jawaban kita,"  tegasnya.(*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID