Kuliah Umum di Univ. Saburai, Nunik Beri Kiat Pimpin Milenial - RILIS.ID
Kuliah Umum di Univ. Saburai, Nunik Beri Kiat Pimpin Milenial
[email protected]
Sabtu | 27/07/2019 16.00 WIB
Kuliah Umum di Univ. Saburai, Nunik Beri Kiat Pimpin Milenial
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim memberikan kuliah umum di Universitas Saburai, Sabtu (27/7/2019). FOTO: HUMAS PEMPROV LAMPUNG

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemimpin di era milenial dituntut memiliki pola pikir digital sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, menyampaikan hal itu saat mengisi kuliah umum, Sabtu (27/7/2019).

Kuliah umum bertema “Kepemimpinan di Era Milenial” itu digelar Program Pascasarjana Magister Manajemen di Gedung Saburai Convention Center, Universitas Saburai (Unisab).

Menurut Nunik –sapaan akrab Chusnunia, perlu cara pandang berbeda dalam memimpin kaum milenial yang lahir kisaran tahun 1980 sampai 2000-an.

"Untuk menjadi pemimpin para kaum milenial, tentu harus memahami karakter yang dipimpinnya. Semua pemimpin di semua level, semua tempat, dituntut harus dekat dengan dunia digital," ujar Nunik.

Apalagi masyarakat pada zaman sekarang begitu akrab terhadap perubahan gelombang informasi. Di mana informasi dapat sangat cepat dan begitu mudah diakses dengan genggaman tangan.

Tak hanya itu. Untuk menyampaikan informasi serta kritik dan saran terhadap pemimpin, masyarakat dapat melakukan dengan mudah lewat media sosial.

“Tantangannya pemimpin harus berani berinovasi. Selain itu, cerdas, terbuka, dan membuka ruang seluas mungkin untuk menyatu dengan kaum milenial,” paparnya.

Pemimpin juga harus membuka ruang atau working space agar para kaum milenial memiliki tempat untuk berkreativitas.

"Karena pemimpin sejatinya adalah seorang pelayan, berdedikasi untuk melayani orang lain. Jadi harus benar-benar siap, total waktu dan tenaga untuk yang dipimpinnya yaitu masyarakat," ingatnya.

Nunik menyebutkan inovasi dan kreativitas itu juga sangat diperlukan para kaum milenial terutama dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0.

"Jadi jangan mempunyai keinginan untuk menjadi seorang karyawan saja. Kaum milenial dituntut melahirkan inovasi dan kreativitas untuk membangun lapangan pekerjaan," pungkasnya. (Advertorial)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID