Jaksa Tuntut Dul 20 Tahun Bui - RILIS.ID
Jaksa Tuntut Dul 20 Tahun Bui
Muhammad Iqbal
Kamis | 05/04/2018 22.31 WIB
Jaksa Tuntut Dul 20 Tahun Bui
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Bandarlampung – Ponidi alias Dul, terdakwa kepemilikan 100 gram sabu-sabu dan 7.300 butir pil ekstasi dituntut 20 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan oleh jaksa penuntut umum dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Kamis (5/4/2018).

“Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan diyakini bersalah turut serta dalam peredaran gelap narkotika jenis sabu dan obat terlarang ekstasi, untuk itu menuntut dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun penjara,” kata Jaksa Alfriyady Efendi, Kamis (5/4).

Ponidi terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dan pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Bahwa terdakwa memperoleh barang haram tersebut dari seseorang bernama Arpan, yang merupakan sindikat peredaran gelap narkotika asal Aceh,” lanjut Alfriyady.

Terdakwa ditangkap oleh petugas Ditresnarkoba Polda Lampung dengan berpura-pura memesan narkoba senilai Rp20 juta. Lalu barang haram tersebut diberikan di wilayah Perumahan Bukit Kemiling Permai, pada 31 Juli 2017.

“Saat akan ditangkap, terdakwa sempat membuang bungkusan dari tangannya di pinggir jalan. Petugas menemukan bungkusan berisi sabu-sabu seberat 1 ons, yang dibuang tersangka,” ujar Jaksa.

Usai persidangan, terdakwa Ponidi mengaku kurang lebih lima bulan ia bekerja sebagai kurir dan sudah mendapat keuntungan sekitar Rp20 juta dari barang haram tersebut. Hasil jadi kurir ia gunakan untuk membeli sepeda motor.

“Saya dijanjikan mendapat uang Rp60 juta kalau terjual semua, tapi baru terima sekitar Rp20 juta. Uang itu pun ditransfer melalui rekening. Saya gunakan uang itu untuk beli motor dan biayai hidup orang tua,” akunya ketika ditemui di ruang tahanan PN Tanjungkarang. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID