Jawara di APPSI, Ridho Ternyata Latihan Menembak Sejak SMP - RILIS.ID
Jawara di APPSI, Ridho Ternyata Latihan Menembak Sejak SMP
Gueade
Selasa | 03/04/2018 08.01 WIB
Jawara di APPSI, Ridho Ternyata Latihan Menembak Sejak SMP
Gubernur Lampung nonaktif M. Ridho Ficardo menceritakan soal hobi menembak dalam Rilis Corner, Senin (2/4/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Segan Simanjuntak

RILIS.ID, Bandarlampung – Pantas saja M. Ridho Ficardo menjadi jawara menembak dalam ajang silaturahmi Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Panglima TNI di Natuna Kepulauan Riau (Kepri), pertengahan tahun lalu.

Gubernur Lampung nonaktif itu mencatat nilai 99 atau nilai tertinggi di antara 23 gubernur yang mengikuti latihan menembak itu. Di bawah Ridho ada Zumi Zola (Gubernur Jambi) yang meraih skor 86 disusul Sugianto Sabran (Kalimantan Tengah) dengan skor 78.

Hobi menembak itu sudah ia lakukan sejak duduk di bangku SMP. ”Saya lupa kelas dua atau tiga. Yang jelas SMP,” ungkap Ridho dalam acara Rilis Corner bersama tim Rilislampung.id, Senin (2/4/2018).

Guru pertamanya adalah seorang pensiunan polisi, Umar Hasan di Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung. ”Saya ingat betul, dia (Umar, Red) bagus mengajarnya. Rumahnya di belakang Bakso Sony. Dari situ saya mulai ikut latihan dan kejuaraan,” kenang Ridho.

Menembak baginya sama dengan memfoto. Harus fokus dan tepat. Salah sedikit bisa buyar hasilnya. Pengaturan nafas juga diperlukan agar hasilnya pas. ”Jika tidak, pelurunya akan ke mana-mana,” ujarnya.

Soal dia meraih angka tertinggi dalam ajang APPSI, menurut dia hanya kebetulan. Ridho saat itu merasa senjata yang didapatnya enak dan feeling-nya juga sedang bagus.  ”Sama dengan kita menyanyi. Pas feeling dapet, yang main organ bagus, mikrofon juga bagus. Begitulah yang saya rasakan,” katanya.

Namun dia mengakui, perolehan skornya di APPSI sempat membuat semua yang hadir terkejut. Dari 10 kali, hanya satu bidikannya yang lepas. Sembilan peluru tepat di sasaran. ”Mereka heran. Tentara sendiri saja barangkali susah untuk mendapat skor segitu,” pungkasnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID