Jelang Wukuf, JCH asal Lampung Kelelahan dan Kepanasan - RILIS.ID
Jelang Wukuf, JCH asal Lampung Kelelahan dan Kepanasan
[email protected]
Jumat | 09/08/2019 21.19 WIB
Jelang Wukuf, JCH asal Lampung Kelelahan dan Kepanasan
Suasana di tenda Kloter 65 JKG Lampung menjelang wukuf, Jumat (9/8/2019). FOTO: ISTIMEWA/ SYAHRONI YUSUF

RILIS.ID, Bandarlampung – Pelaksanaan wukuf di Arafah berlangsung pada Sabtu (10/8/2019) besok. Hal itu merupakan hasil sidang isbat pemerintah Arab Saudi.

Jamaah calon haji (JCH) dari Lampung pun telah berada di tenda-tenda di Padang Arafah. Tak terkecuali Kloter 65 JKG Lampung yang merupakan kelompok terakhir yang diberangkatkan ke tanah suci.

Sebanyak 406 orang anggota kelompok terbang (kloter) itu gabungan dari Kota Bandarlampung, Kabupaten Tanggamus, Waykanan, Lampung Timur, dan Lampung Barat.

Salah seorang anggota JCH Kloter 65, Syahroni Yusuf, melaporkan rombongan yang didominasi usia lanjut sejak tiba terlihat kelelahan. Suhu udara saat siang mencapai 40 derajat celcius.

”Kita di sini saling menjaga. Yang sehat, merawat mereka yang kondisi tubuhnya kurang baik. Saling perduli,” papar Roni, sapaan akrabnya via WhatsApp kepada rilislampung.id, Jumat (9/8/2019).

Menjelang malam, suhu udara beranjak turun di angka 38 derajat celcius meski panas masih terasa. Kipas angin besar yang ditempatkan di tenda tak mampu mengusir gerah.

Kebanyakan dari jamaah memasukkan butiran es batu ke dalam handuk dan menempelkannya di leher, ketiak, atau bagian badan yang dirasakan panas.

”Kalau kita yang muda-muda, insyaallah aman. Kasihan yang sudah lanjut usia,” papar lelaki berusia 45 tahun ini.

JCH memang harus mempersiakan fisik dan mental dengan baik untuk menghadapi puncak ibadah haji. Yaitu wukuf di Padang Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, sekaligus lontar jumrah. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID