Kakak Adik Berebut Rekom PDIP di Pilkada Pesawaran - RILIS.ID
Kakak Adik Berebut Rekom PDIP di Pilkada Pesawaran
Darmansyah Kiki
Jumat | 06/09/2019 10.59 WIB
Kakak Adik Berebut Rekom PDIP di Pilkada Pesawaran
Ketua DPC PDIP Pesawaran M. Nasir yang juga kakak kandung Wakil Bupati Eriawan usai mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Pesawaran, Kamis (5/9/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Darmansyah Kiki

RILIS.ID, Pesawaran – Dua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pesawaran bersaudara akan bersaing merebut rekomendasi partai politik (parpol) menjelang kontestasi Pilkada Pesawaran 2020.

Kakak beradik itu ialah Ketua DPC PDIP Pesawaran M. Nasir dan adik kandungnya, Eriawan yang juga Wakil Bupati Pesawaran periode 2015-2020. Keduanya resmi mendaftar ke DPC PDIP Pesawaran, Kamis (5/9/2019).

Nasir didampingi sejumlah pengurus PAC PDIP lebih dulu mengambil formulir pendaftaran, sedangkan Eriawan mendaftar bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

Usai mendaftar, Nasir berencana akan mendaftar ke Rumah PAN Pesawaran dan seluruh partai politik di kabupaten berjuluk Andan Jejama itu.

“Insyaallah, saya sudah berkomunikasi dengan banyak partai politik, dan insyaallah dalam waktu dekat saya mendaftar di PAN, semalam saya sudah berkomunikasi dengan Ketua DPD PAN. Insyaallah saya akan mendaftar di semua partai," katanya.

Nasir menegaskan dirinya siap melepas jabatannya sebagai anggota DPRD Pesawaran periode 2019-2024 untuk bersaing merebut kursi BE 1 R.

“Siap saya sudah siap. Insyaallah DPP dan DPD merestui saya sebagai calon bupati dari PDI Perjuangan. Biasanya surat rekom mendekati waktu pendaftaran ya. Untuk itu, semua saya serahkan semua pada partai," ujarnya.

Disinggung mengenai calon pendampingnya, Nasir mengaku belum menentukan hal tersebut. Ia memastikan calon wakilnya nanti merupakan keinginan masyarakat Pesawaran.

“Bagi saya sama baik dari birokrat maupun dari politik, namun yang pasti itu harus pilihan masyarakat. Dan saya lagi mendengar melihat suara dari masyarakat, siapa yang paling pas yang diinginkan masyarakat," pungkasnya.

Sementara Eriawan juga menyatakan hal senada. Ia mengaku siap bersaing dengan sang kakak untuk melanjutkan Dermawan (Dendi-Eriawan) jilid II.

“Kalau kami berdua dengan pak Dendi kami akur-akur saja enjoy-enjoy saja. Kalau memang direstui partai, kami siap melanjutkan itu, tapi pada intinya saya siap mengikuti intruksi partai. Kalau partai memutuskan lain (bercerai) sebagai kader saya ikuti intruksi partai," tuturnya.

Menurutnya, ia dan Nasir sudah berkomunikasi dan melakukan musyawarah dengan keluarga.

“(Nasir) Beliau merupakan ketua cabang (DPC PDIP). Tetapi inilah demokrasi, semua kader boleh mencalonkan diri, pak Nasir punya hak politik juga. Secara kekeluargaan kami baik, bahkan pak Nasir yang ngasih support dan merestui (pencalonan), sebagai pimpinan partai juga sebagai kakak," tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID