Kasasi Ditolak MA, Zainudin Hasan Lanjutkan Hukuman  - RILIS.ID
Kasasi Ditolak MA, Zainudin Hasan Lanjutkan Hukuman 
Muhammad Iqbal
Jumat | 31/01/2020 18.52 WIB
Kasasi Ditolak MA, Zainudin Hasan Lanjutkan Hukuman 
Persidangan vonis kasus korupsi Kabupaten Lampung Selatan dengan terdakwa Zainudin Hasan. FOTO: RILISLAMPUNG.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Detik-detik habisnya masa tahanan Bupati Lampung Selatan (nonaktif) Zainudin Hasan, terpidana kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, mengeluarkan putusan atas kasasi yang diajukan terpidana dan Jaksa KPK.

Isinya, MA menolak kasasi yang diajukan oleh terpidana dan mengabulkan sebagian kasasi KPK. 

Berdasarkan pantauan di laman Kepaniteraan MA RI, kasasi dengan nomor 113 K/PID.SUS/2020, MA menolak kasasi Zainudin Hasan, atas perkara 43/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Tjk pada 28 Januari 2020.

Hakim MA yang menangani perkara itu adalah, Krisna Harahap, Dr. Leopold Luhut Hutagalung, dan Andi Samsan Nganro, telah memutuskan untuk menolak kasasi terdakwa Zainudin dan mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum.

Kepala Seksi (Kasi) Registrasi Lapas Kelas IA Rajabasa, Bandarlampung, Ahmad Walid mengatakan, bahwa MA telah mengeluarkan keputusan terkait kasasi atas perkara Zainudin Hasan.

"Iya sudah, Kami baru dapat informasi dari Pengadilan Negeri (PN) hari ini," kata dia, Jumat (31/1/2020).

Namun dirinya belum mengetahui secara detail, hasil putusan atas kasasi perkara itu.

"Saya kurang faham, belum ada surat resminya , tapi yang jelas kami hanya melaksanakan jika memang dieksekusi disini, jelasnya bisa langsung ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang," ujarnya.

Humas PN Tanjungkarang Hendri Irawan mengaku putusan kasasi itu sudah keluar.

"Sudah, sudah keluar, untuk lama hukuman penjara sama (12 tahun)," terang Hendri.

Baca: Zainudin Hasan Divonis 12 Tahun dan Terancam Dimiskinkan

Dirinya menegaskan, jika MA telah menolak kasasi terpidana dan mengabulkan kasasi penuntut umum.

"Bedanya cuma subsider pada uang denda dan pengganti. Tapi untuk denda dari subsider 5 bulan jadi 6 bulan, dan untuk uang pengganti jadi subsider kurungan penjara dua tahun," tutupnya.(*)
 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID