KKN Perdana, ITERA Lepas 82 Mahasiswa di Tiga Daerah Ini - RILIS.ID
KKN Perdana, ITERA Lepas 82 Mahasiswa di Tiga Daerah Ini
[email protected]
Senin | 02/07/2018 15.55 WIB
KKN Perdana, ITERA Lepas 82 Mahasiswa di Tiga Daerah Ini
Wakil Rektor Bidang Akademik Rektor ITERA Prof. Mitra Djamal melepas 82 mahasiswa KKN, Senin (2/7/2018). FOTO: HUMAS ITERA

RILIS.ID, Lampung Selatan – Wakil Rektor Bidang Akademik Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Mitra Djamal melepas 82 mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) periode pertama tahun 2018, Senin (2/7/2018).

Acara pelepasan yang digelar di halaman Gedung A Kampus ITERA Wayhui, Jatiagung, Lampung Selatan, itu ditandai dengan penyerahan dan penyematan topi kepada perwakilan mahasiswa dari masing-masing daerah tujuan KKN.

“Sebagai kampus baru, ITERA juga mempunyai tugas untuk mengabdikan diri pada kepentingan masyarakat. KKN ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Mitra dalam siaran persnya yang diterima rilislampung.id, Senin (2/7/2018).

KKN perdana ini bertemakan “KKN ITERA– Pengabdian dan Karya Nyata ITERA untuk Masyarakat”. Hal ini sejalan dengan visi dan misi ITERA untuk memberdayakan potensi yang ada di Sumatera dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kemanusiaan.

Mitra menambahkan, ke-82 mahasiswa peserta KKN tersebut dikirim ke tiga kabupaten, yaitu Pesisir Barat, Pesawaran, dan Lampung Selatan.

Mereka akan diterjunkan selama 35 hari untuk menjalankan program kerja yang sesuai dengan bidang keahliannya dan bekerjasama menyelesaikan permasalahan riil di masyarakat secara tim.

“Selamat melakukan pengabdian, semoga program-program yang saudara lakukan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara Ketua Tim Pengelola KKN ITERA, Anggi Mardiyanto, menyampaikan bahwa mulai tahun ini kegiatan KKN diwajibkan untuk mahasiswa ITERA.

Menurut dia, program ini ke depannya akan terus mengalami perluasan dan perkembangan untuk merespon kondisi masyarakat, khususnya di Lampung.

“Di era revolusi industri 4.0 mahasiswa tidak cukup pada IPK tinggi, karena yang dibutuhkan di dunia kerja adalah kemampuan negosiasi, kerjasama dan kepemimpinan. Mahasiswa juga perlu belajar tentang aspek kemanusiaan dan wawasan kebangsaan,” ujarnya.

Melalui kerjasama antar-institusi, Tim Pengelola KKN ITERA juga merumuskan model KKN tematik, seperti kelompok mahasiswa yang dikirimkan ke Kabupaten Pesisir Barat. Di sana para mahasiswa diberi tugas untuk mengembangkan sektor agroindustri dan pariwisata bekerjasama dengan Diskoperindag setempat. 

“Kita berharap pengiriman mahasiswa KKN ke tiga daerah ini akan memperkaya dan memaksimalkan peran mahasiswa mengimplementasikan fungsinya sebagai sebagai agen perubahan dan pembangunan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID