KNPI Lampung Minta DPP Gelar Musda Akhir Maret - RILIS.ID
KNPI Lampung Minta DPP Gelar Musda Akhir Maret
Taufik Rohman
Selasa, 2018/03/13 20.15
KNPI Lampung Minta DPP Gelar Musda Akhir Maret
Konferensi pers di DPD KNPI Lampung, Selasa (13/3/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – DPD KNPI Lampung mengecam indikasi intervensi DPP KNPI terkait dengan Musda XIII yang digelar beberapa hari lalu.

Wawan Syah, juru bicara Panitia Musda lanjutan KNPI Lampung XIII, mengungkapkan bahwa KNPI Lampung mengecam dan mengutuk terhadap siapa saja pihak yang memprovokasi terjadinya kericuhan dalam pelaksanaan Musda KNPI Lampung.

Selain itu, pihaknya meminta pertanggung jawaban DPP KNPI untuk segera melaksanakan Musda lanjutan KNPI paling lambat akhir Maret 2018.

“Karena saat ini posisi ketua KNPI Lampung sudah kosong, sementara berdasarkan AD ART, kekosongan sehari pun, harus segera digantikan dan harus digelar. Kami minta paling lambat akhir Maret ini sudah digelar,” kataWawan Syah, saat menggelar konferensi pers bersama OKP yang hadir, di DPD KNPI Lampung, Selasa (13/3/2018).

Pihaknya, ikut saja apa keinginan dari DPP KNPI , apakah akan digelar di Lampung atau di Jakarta. ”Dan kalau pun harus digelar di Jakarta, kami siap. Asalkan Musda ini benar-benar digelar, karena ini posisi ketua sudah kosong,” kata Wawan Syah.

Ditambahkan Wawan Syah, saat ini pihaknya masih menunggu kabar baik dari Demisioner Ketua KNPI Lampung, Teguh Wibowo yang sedang di Jakarta untuk konsultasi pasca Musda. “Kami sedang tunggu Ketua Teguh Wibowo, apa hasilnya, apakah akan digelar di Jakarta apa di Lampung,” katanya.

Perwakilan Pemuda Panca Marga Rusli Junaidi, mengungkapkan memang ada unsur dari pengurus DPP KNPI yang ingin maju dalam pemilihan ketua tersebut, namun justru yang mau maju tersebut tidak menampakkan diri saat Musda.

“Berusaha untuk mendapatkan suara kami pun tidak ada, komunikasi dengan kami juga tidak ada, namun mau mencalonkan diri,” kata dia.

Sementara itu, kandidat Ketua KNPI Lampung yang juga Ketua AMPI Lampung Ardito Wijaya mengatakan, pihaknya mencoba meluruskan berita yang simpang siur di media, hingga terjadinya deadlock dan kericuhan.

“Ini sebuah pembelajaran secara pribadi, saya menghargai pemilihan ketua KNPI ini. Proses yang baik dan tepat, maka akan mendapatkan hasil yang baik, tapi sebaliknya maka akan mendapatkan yang tidak baik jika proses yang dilakukan tidak baik,” kata Ardito.

Dia juga meminta maaf kepada Kapolda lampung dan Danrem atas kejadian pada sebelumnya disaat digelarnya Musda.

”Kami meminta maaf terkait hal yang sudah terjadi yang membuat tidak nyaman. Jika ada hal yang tidak tepat, kami mohon bimbingan,” katanya. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)