Kontraktor Proyek Jalan Pesawaran Terancam Denda Rp160 Juta per Hari - RILIS.ID
Kontraktor Proyek Jalan Pesawaran Terancam Denda Rp160 Juta per Hari
Bayumi Adinata
Kamis | 10/01/2019 21.54 WIB
Kontraktor Proyek Jalan Pesawaran Terancam Denda Rp160 Juta per Hari
Jalan ruas Padangcermin-Kedondong, Pesawaran yang terus dikebut pengerjaannya. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyiapkan denda untuk PT Amarta Karya dan PT Sang Bumi Ratu (SBR), dua kontraktor proyek pembangunan jalan ruas Padangcermin-Kedondong, Pesawaran. Ini jika sampai 15 Januari 2019 pekerjaan itu belum juga rampung.

Diketahui, proyek itu seharusnya selesai dikerjakan Desember 2018. Namun karena bencana tsunami pada Sabtu (22/12/2018) yang menyebabkan salah satu ruas jalan rusak, pekerjaan diperpanjang hingga pertengahan bulan ini.

Lewat dari batas waktu atau tanggal 16 Januari dan seterusnya, kontraktor dikenakan denda yang dihitung sesuai Perpres Nomor 16 Tahun 2018. Besarnya 1/1000 dikalikan nilai proyek (Rp160 miliar) atau Rp160 juta per hari.

”Pemberian sanksi denda akan diawasi oleh TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah) dari Kejati Lampung,” tandas Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Pemprov Lampung, Tri Susilowati, Kamis (10/1/2018).

Terpisah, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Yudi Harianto optimistis kontraktor dapat menyelesaikan proyek sebelum tengat waktu berakhir.

”Dari tinjauan kita di lapangan Kamis (10/1/2019, Red), sudah 97 persen pekerjaannya. Yang belum beres tinggal siring," katanya soal perkembangan proyek jalan sepanjang 29.671 kilometer yang didanai pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tersebut.

Yudi memaparkan baru tiga dari enam proyek pembangunan infrastruktur di lima wilayah Provinsi Lampung yang sudah selesai 100 persen. Yakni Ruas jalan di Kabupaten Mesuji Sp pematang - Brabasan sepanjang 11.602 km  dengan dana Rp80 miliar; Brabasan-Wiralaga (29.443 km/Rp140 miliar); dan Pringsewu - Pardasuka (18.797 km/Rp50 miliar).

Sedangkan yang belum beres selain di Pesawaran itu adalah ruas Bangunrejo – Wates, Lampung Tengah (22.212 km/Rp110 miliar) dan Sp Korpri – Sukadamai, Lampung Selatan (20.468 km/Rp60 miliar). (*)

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID