KPU Lampung Targetkan Seluruh Napi Gunakan Hak Suara pada Pileg-Pilpres - RILIS.ID
KPU Lampung Targetkan Seluruh Napi Gunakan Hak Suara pada Pileg-Pilpres
[email protected]
Sabtu | 18/08/2018 13.39 WIB
KPU Lampung Targetkan Seluruh Napi Gunakan Hak Suara pada Pileg-Pilpres
Pertemuan Disdukcapil dengan KPU Lampung membahas KTP-El napi. FOTO: RILISLAMPUNG.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Jelang pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung menggelar audensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung. Pertemuan berlangsung di Kantor Disdukcapil Lampung, Sabtu (18/8/2018).

Kadisdukcapil Lampung, Achmad Saefullah mengatakan audensi ini membahas perekaman untuk KTP-El napi di 10 lapas dan 6 rutan yang tersebar di Provinsi Lampung.

Sejauh ini, masih banyak napi punya KTP-El.

Dari data Kementerian Hukum dan Ham Lampung, tercatat ada 8.555 napi yang tersebar di 10 lapas dan 6 rutan. 

"Pada Pemilihan Gubernur Lampung 27 Juni 2018, hanya 25 persen napi yang menjadi pemilih," kata dia.

Achmad berharap kepada KPU Lampung sebelum memasuki Pileg dan Pilpres 2019, diharapkan bisa mendata napi yang belum melakukan perekaman KTP-El dengan berkoordinasi Kepala Lapas dan Rutan, serta disdukcapil kabupaten/kota. 

Selain itu, napi yang memiliki domisili di luar provinsi maupun kabupaten/kota, diharapkan boleh melakukan perekaman dimana napi itu berasal.

Sementara itu, Komisioner KPU Lampung Bidang Data Handy Muliyaningsih mengatakan, napi di Lapas dan Rutan sebenarnya sudah dilakukan pengecekan sebelum Pilgub 2018.  “Ternyata ada juga napi tersebut di luar Provinsi Lampung,” ujarnya.

Keikutsertaan mereka Pilgub 2018 memang tidak banyak, karena kondisi waktu itu data dari Kanwil Kemenkumham Lampung yang diperoleh tidak lengkap.

Diantaranya tidak adanya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). Dengan tidak adanya NIK dan KK, kondisi itu yang menyulitkan KPU untuk memeriksa. 

“Target kita semua napi wajib melakukan perekaman KTP-El menjelang Pileg dan Pilpres. Karena itu, kami minta kerjasamanya Disdukcapil kabupaten/kota dan Kepala Lapas dan Rutan dalam mendata para napi. Agar mereka bisa menggunakan hak suaranya," tutup dia.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID