KPU Pastikan Suket Tidak Berlaku di Pilwakot 2020 - RILIS.ID
KPU Pastikan Suket Tidak Berlaku di Pilwakot 2020
Satria Aji Prasetyo
Selasa | 14/01/2020 18.50 WIB
KPU Pastikan Suket Tidak Berlaku di Pilwakot 2020
Komisi I DPRD Bandarlampung menggelar RDP dengan KPU, Bawaslu dan Kesbangpol, Selasa (14/1/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Satria Aji

RILIS.ID, Bandarlampung – Komisi I DPRD Bandarlampung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) persiapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota atau Pilwakot 2020, Selasa (14/1/2020).

RDP kali ini mengundang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Dalam RDP tersebut, anggota Komisi I DPRD Bandarlampung Sidik Efendi mempertanyakan perihal penggunaan surat keterangan (suket) di Pilwakot 2020.

“Tadi kalau tidak salah Ketua KPU Bandarlampung menyebut kalau warga tidak memiliki e-KTP dan mereka hanya mengantongi suket, tidak diperbolehkan menyalurkan hak pilihnya," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi membenarkan pernyataan Sidik Efendi. Menurutnya, masyarakat yang tidak mengantongi e-KTP tidak diperbolehkan mencoblos.

“Hal itu sebagai wujud kepatuhan dan penerapan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” timpalnya.

Lebih lanjut, Sidik meminta OPD terkait mendata semua masyarakat Bandarlampung agar masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Saya meminta agar DPT untuk sekarang berapa jumlahnya, jadi bisa disesuaikan dengan kertas surat suara yang dibutuhkan nantinya," ujarnya.

Pihaknya juga meminta penyelenggara pemilu bekerja sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga pesta demokrasi di Kota Tapis Berseri dapat berlangsung kondusif.

"Mereka sebagai penyelenggara, saya minta bekerjalah secara baik sesuai aturan," tandasnya.

Terkait DPT, Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi menyebut 638.374 jiwa. Namun, ia memprediksi jumlah tersebut bakal mengalami perubahan karena pertumbuhan penduduk.

Untuk membiayai Pilwakot tahun depan, Pemkot Bandarlampung menggelontorkan anggaran KPU sebesar Rp39 miliar dan Bawaslu Rp19 miliar. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID