Kualitas Produk Lokal dan Industrialisasi Pertanian Harus Sejalan - RILIS.ID
Kualitas Produk Lokal dan Industrialisasi Pertanian Harus Sejalan
[email protected]
Minggu | 20/05/2018 10.05 WIB
Kualitas Produk Lokal dan Industrialisasi Pertanian Harus Sejalan
Pemerintah daerah di Lampung harus meningkatkan industrialisasi pertanian untuk mendukung kualitas produk lokal yang sudah baik. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) akan mengembangkan sejumlah komoditas unggulan di Lampung, seperti lada, kopi robusta dan singkong.

Ketua Kelompok Kerja Pangan KEIN Benni Pasaribu, petani Lampung patut berbangga karena produk lokal hasil pertanian memiliki kualitas dunia yang unggul dalam persaingan dunia.

“Petani kita SDM-nya sudah cukup profesional karena itu gen-nya memang sudah dari anak petani, tinggal sekarang masalah produktivitas dan pengelolaan industrialisasinya perlu ditingkatkan,” katanya dalam keterangan pers, Minggu (20/5/2018).

Menurut Benni, pengelolaan industrialisasi ini membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mendorong produktivitas beberapa komoditas unggulan tersebut.

“Seperti contohnya Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat, di mana memiliki kopi Robusta yang menjadi unggulan daerah, karena kontribusi terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) daerahnya tinggi, sehingga apabila income petaninya meningkat PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia juga mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Terdapat empat sektor yang diprioritaskan KEIN, yaitu industrialisasi argo pertanian, maritim, pariwisata dan ekonomi kreatif. Langkah strategis pembangunan harus diubah sebagai upaya untuk meningkatkan strategi pembangunan ekonomi nasional.

“Pajale (padi, jagung, dan kedelai) itu penting bagi pangan Indonesia, tetapi tidak semua daerah punya produk unggulan pajale. Daerah-daerah seperti ini nantinya perlu untuk dikembangkan,” tambah Benni.

Rencana KEIN ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Lampung yang akan menggali keunggulan kopi Robusta dan ubi kayu untuk menghadapi tantangan pengembangan industri pertanian ke depan.

Bahkan Pemprov dan KEIN sudah membahas pengembangan komoditas pangan di Ruang Rapat Kantor Bappeda Provinsi Lampung, pada Jumat (18/5/2018).

Dua komoditas yaitu kopi Robusta dan ubi kayu merupakan ‘contributor dominan’ terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung,” kata Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat.

Taufik menyampaikan pengembangan industri pertanian di Sai Bumi Ruwa Jurai sangat penting karena pertumbuhan ekonomi Lampung selama tiga tahun terakhir selalu di atas rata-rata ekonomi nasional. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID