Lambat Blacklist PT BKR, Ada Apa Dinas PU? - RILIS.ID
Lambat Blacklist PT BKR, Ada Apa Dinas PU?
El Shinta
Rabu | 04/07/2018 22.03 WIB
Lambat Blacklist PT BKR, Ada Apa Dinas PU?
Proyek pembangunan menara Masjid Al Furqon. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung dinilai lambat dalam memproses pemberian sanksi blacklist kepada PT. Bentang Kharisma Karya (BKR), yang merupakan rekanan pelaksana proyek pembangunan menara Masjid Al Furqon. 

Sebabnya, sejak tujuh bulan perusahaan itu diputus kontrak karena tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan, Dinas PU belum juga memasukkan rekanan itu ke daftar hitam Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Perintah (LKPP). (baca juga: Rekanan Wanprestasi, Pembangunan Menara Al Furqon Dihentikan)

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Lampung (Unila) Dedi Hermawan menduga, ada faktor kesengajaan oleh Dinas PU untuk menunda pemberian sanksi blacklist terhadap perusahaan tersebut. 

"Ada apa dengan Dinas PU? Seharusnya sanksi blacklist langsung diberikan kepada perusahaan yang sudah wanprestasi itu," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).

Dedi menyebutkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung juga telah memberi rekomendasi terhadap pemkot agar segera memberi sanksi blacklist

"Ada yang aneh dalam proses ini. Sudah jelas perusahaan itu diputus kontrak dan BPK juga sudah memberi rekomendasi, kenapa Dinas PU terkesan lambat?" ungkap Dedi. 

Dedi menyayangkan sikap pemkot yang terkesan tidak serius dalam menyikapi permasalahan ini. 

"Ini patut disayangkan. Pemkot sepertinya tidak punya SOP dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK, sehingga setiap rekomendasi tidak jelas realisasinya," ujar dia. 

Dedi menganjurkan, setiap rekanan yang bermasalah dalam mengerjakan paket proyek di Bandarlampung untuk di-publish agar menjadi sanksi moral sehingga memicu rekanan lain untuk profesional dalam mengerjakan proyek yang bersumber dari APBD. 

Sementara Kabid Cipta Karya Dinas PU, Supardi, saat dikonfirmasi mengenai permasalahan ini tidak mengangkat panggilan telepon dan SMS ke nomor pribadinya. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID