Lambat! Tikus di Chandra 5 Hari Lalu, Sidaknya Baru Besok - RILIS.ID
Lambat! Tikus di Chandra 5 Hari Lalu, Sidaknya Baru Besok

Minggu | 16/02/2020 20.00 WIB
Lambat! Tikus di Chandra 5 Hari Lalu, Sidaknya Baru Besok
FOTO: Screenshot

RILIS.ID, Bandarlampung – Kerja lambat ditunjukkan Komisi IV DPRD Bandarlampung. Geger adanya tikus di freezer pendingin makanan Chandra Superstore Tanjungkarang sudah 5 hari lalu. Namun, Komisi IV baru akan melakukan sidak besok, Senin (17/2/2020).

Ketua Komisi IV DPRD Bandarlampung, Darma Setiawan menjelaskan, sidak sebagai tindak lanjut temuan satgas pangan terkait ditemukannya tikus di freezer pendingin makanan.

Menurutnya, adanya tikus di salah satu freezer makanan Chandra merupakan suatu keteledoran.

"Kok bisa tikus masuk kedalam freezer pendingin, bagaimana sih pengawasannya?” kata dia, Minggu (16/2/2020). 

Tentunya, tikus di pusat perbelanjaan makanan dinilai sangat merugikan konsumen. 

"Kalau seperti ini yang dirugikan konsumen, mereka tentunya sejak mengetahui tikus di freezer Chandra, mereka jadi was-was saat berbelanja," kata dia. 

Sementara, Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta menyebut pihaknya siap dilibatkan jika diperlukan. 

"Kalau kami diperlukan kami siap, namum sejauh ini kami belum menerima surat tembusan rencana itu," kata dia.

Dia menilai, sejak temuan tikus di salah satu mesin pendingin makanan di Chandra, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya.

Salah satunya dengan cara menyurati dan menegur secara lisan pihak Manajemen Chandra. 

"Sejauh ini kami masih memberi teguran saja, misalkan kedepan terulang kembali kami akan melakukan tindakan tegas," kata dia. 

Dia menyebut teguran itu berbentuk surat dengan isi poin, Chandar diminta memaksimalkan kebersihan.

"Kami sudah menyurati Chandra Tanjungkarang, nah di dalam isi surat itu berbunyi Chandra diminta memperbaiki dan mengusut asal mula tikus masuk ke freezer," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Toko Supermarket Chandra Tanjungkarang Hardoyo Atmodjo menyebutkan, pihaknya tidak mengetahui dari mana asal tikus ini hingga bisa masuk ke rak makanan roti. Hardoyo menyebut, untuk penangan seperti ini pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga.

"Kita tidak tahu persis asal tikus ini dari mana. Kalau dari pihak ketiga biasanya mereka sering menelusuri. Mungkin bisa lewat saluran air atau lainnya yang bisa membuat tikus itu masuk. Kejadian tikus ini sedang kita gali informasinya bahwa terjadinya kapan. Video juga kita sudah lihat tapi tidak ada laporan juga," kata Hardoyo.

Dengan adanya dugaan kejadian ini, kedepan pihak Chandra akan mencoba memperbaikinya lebih baik lagi. Selanjutnya pihak Chandra akan berkordinasi dengan pihak ketiga untuk pengendalian hamanya. Pihak Chandra juga sudah menghubungi pihak ketiga tersebut untuk segera melakukan pengecekan.

"Semua saran sudah saya sampaikan ke pihak ketiga. Jika perlu nanti dari pihak ketiga untuk berusaha menjaga semaksimal mungkin kebersihannya. Sebab kita punya langkah-langkah yang sesuai. Ini akan lebih kita kontrol lagi. Karena memang dalam hal menjaga kebersihan dan barang, seharusnya lebih kontrol lagi," ujar dia.

Disinggung terkait nantinya, apakah pihak manajemen Chandra akan melakukan komplain ke pihak ketiga atau seperti apa, Hardoyo menjawab kedepannya pihaknya akan mempelajari dahulu masalah ini. Serta akan didiskusikan lagi dengan pihak ketiga. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID