Lapor! Jalan di Depan Proyek Underpass Macet Panjang - RILIS.ID
Lapor! Jalan di Depan Proyek Underpass Macet Panjang

Minggu | 15/04/2018 15.16 WIB
Lapor! Jalan di Depan Proyek Underpass Macet Panjang
Macet panjang di Jalan ZA Pagar Alam menyusul penggalian proyek underpass, Minggu (15/4/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Kemacetan panjang terjadi di Jl. Zainal Abidin (ZA) Pagar Alam dari depan Museum sampai Mal Lampung Rajabasa, Minggu (15/4/2018). Hal ini disebabkan dimulainya pembangunan underpass dengan tahapan awal pekerjaan penggalian.

Kemacetan itu bermula dari Gedung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL) sampai Mal Lampung (Ramayana) Rajabasa. Sedangkan dari arah sebaliknya lancar.

Antrean kendaraan terjadi sejak pagi hingga siang. Kendaraan roda empat dan roda dua berjalan pelan karena jalan yang tadinya dua jalur itu menyempit menjadi satu jalur. Hingga pukul 13.21 WIB, belum ada satupun petugas yang mengatur lalu lintas.

Menurut pengakuan sejumlah pengguna jalan, kemacetan terjadi sejak Sabtu (15/4/2018). Dewi Mayangsari, warga Tegineneng, Lampung Selatan mengatakan baru tahu ada penyempitan jalan karena pembangunan underpass.

Dia menyatakan hampir 20 menit terjebak macet. Dari tempat saudaranya di Wayhalim, dia bermaksud pulang ke Tegineneng. ”Datang sih lewat bypass. Tapi pas pulang coba-coba lewat sini, eh nggak tahunya macet banget,” kesalnya.

Diketahui, sejak tanggal 9 April, kawasan itu dipagari dengan seng pada bagian median jalan. Saat ini bagian yang dipagari sedang digali. Praktis, kanan kiri jalan yang semula dua jalur, kini hanya bisa dilewati satu kendaraan roda empat.

Kepala lapangan PT Sang Bima Ratu, Rosidin, Jumat (14/4/2018) mengatakan menyosialisasikan pembangunan underpass dengan menyebar lima ribu brosur. "Isinya tentang sosialisasi lalu lintas terkait pembangunan underpass. Jadi semaksimal mungkin kita upayakan agar pengguna jalan tidak melewati proyek," kata Rosidin di lokasi pembangunan underpass.

Dia menjelaskan, kendaraan dari arah Tanjungkarang menuju Natar yang sudah masuk Jalan ZA Pagar Alam, bisa memutar u-turn di Wisma Bandarlampung, lalu ke Jalan Untung Suropati hingga Jalan Soekarno-Hatta, Bypass. "Atau bisa juga lewat Jalan Abdul Muis, STM 2 Mei, mengarah ke Jalan Bumi Manti Raya menuju Jalan Soekarno-Hatta," jelasnya.

Sementara untuk kendaraan dari Natar menuju Bandarlampung, ia berharap menghindari Jalan ZA Pagar Alam dengan melalui Jalan Soekarno-Hatta, Bypass. 

"Tapi kalau sudah masuk Jalan ZA Pagar Alam, bisa lewat Jalan Indra Bangsawan atau Jalan Kapten Abdul Haq menuju Jalan Soekarno-Hatta. Dari bypass bisa masuk ke Jalan Abdul Muis dan Jalan Untung Suropati, keluar kembali di Jalan ZA Pagar Alam," papar Rosidin. (*)

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID