Letusan GAK Capai 32 Kali Dalam 12 Jam - RILIS.ID

Letusan GAK Capai 32 Kali Dalam 12 Jam
El Shinta
Jumat | 04/01/2019 15.22 WIB
Letusan GAK Capai 32 Kali Dalam 12 Jam
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau dari KRI Torani 860 pada Jumat (28/12/2018). FOTO RILISLAMPUNGID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Pasca menimbulkan tsunami setinggi hingga belasan meter di perairan Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam lalu, aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami pasang-surut. Letusan disertai lontaran debu vulkanik terus dikeluarkan gunung berapi paling aktif di dunia.

Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargopancuran, Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suwardi, mengatakan pada Jumat (4/1/2019) sejak pukul 00.00-12.00 Wib, terpantau GAK mengeluarkan asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal.

“Tinggi abu mencapai 500-1.500 meter dari puncak kawah. Hembusan tercatat selama 12 jam yakni sebanyak 9 kali kejadian dengan durasi 35-66 detik. Kegempaan tremor juga terjadi dengan amplituda 2-21 milimeter dominan 6 milimeter,” kata Andi.

Dia menjelaskan, letusan juga tercatat selama 12 jam terakhir sebanyak 32 kali kejadian dengan amplituda 15-22 mm durasi 40-110 detik.

“Masyarakat diminta tidak mendekati kawah dalam radius lima kilometer dari kawah, yaitu dalam kompleks Gunung Anak Krakatau yang dibatasi Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang. Masyarakat diminta menyiapkan masker untuk mengantisipasi jika terjadi hujan abu,” pungkasnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID