LFS 2018, Upaya makin Menduniakan Pakaian Khas Lampung - RILIS.ID
LFS 2018, Upaya makin Menduniakan Pakaian Khas Lampung
El Shinta
Rabu | 28/11/2018 19.50 WIB
LFS 2018, Upaya makin Menduniakan Pakaian Khas Lampung
Peragaan busana karya desainer Antokoe pada Lampung Fashion Show 2018 di Transmart Lampung, Rabu (28/11/2018). FOTO RILISLAMPUNGID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Lampung Fashion Show (LFS) 2018 di Transmart, Rabu (28/11/2018). Perhelatan ini menampilkan peragaan busana 12 desainer lokal dan 1 nasional. 

Sebanyak 12 desainer Lampung itu adalah Aan Ibrahim, Antokoe, Laila Alkhusna, Rita Anom Sari, Raswan, Hasabi Raedi Hadya, dan Rico Febrian.

Lalu, Mirnawati Syahrazad, Layla Ninda, Ida Giriz, Widyastuti, dan Widia Jumhari. Satu desainer Jakarta yang lama fokus pada tenun Lampung, yakni Liza Yahya. 

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Apriliani Yustin Ficardo, mengatakan gelaran keempat LFS mengalami peningkatan yang sangat baik. 

"Alhamdulillah tahun 2018, kita sudah empat kali mengadakan Lampung Fashion Week di mana semua perancang mengangkat tema tapis, sulam usus, tenun, dan batik lampung,” paparnya.

Dia melihat setiap tahunnya ada peningkatan yang sangat besar untuk desain pakaian muslim, casual, dan ready to wear yang memang dibutuhkan masyarakat Lampung.

Ia berharap, setiap tahunnya para desainer bisa memperkenalkan pakaian khas Lampung hingga dunia internasional. 

"Kita harus terus berinovasi mengikuti zaman sehingga pakaian itu bisa terus dipakai masyarakat Lampung," harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto, menuturkan minat desainer Lampung untuk memperkenalkan pakaian khas Lampung meningkat. 

"Ada 13 desainer yang ikut kegiatan ini. Tahun lalu hanya 9 desainer. Inovasi dari tahun ke tahun juga maki baik dari model dan warna, misalnya,” ungkapnya.

Budi menambahkan, kain Tapis sudah seharusnya diperkenalkan di dunia fesyen internasional. Sebab, Tapis kini sudah menjadi primadona. 

"Lampung kan ikoniknya tapis dan sulam usus. Internasional sudah mengerti dan tahu tapis ini keren, bahkan juara untuk traditional custom yang dibawa miss universe asal Indonesia. Dua kali juara," pungkasnya. (*)


 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID