Mahasiswa Teknokrat Dibekali Manajemen Organisasi - RILIS.ID
Mahasiswa Teknokrat Dibekali Manajemen Organisasi
[email protected]
Rabu | 12/02/2020 06.00 WIB
Mahasiswa Teknokrat Dibekali Manajemen Organisasi
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia Mahathir Muhammad. FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia Mahathir Muhammad memberi pembekalan kepada mahasiswa tentang membangun tim dalam manajemen organisasi.

Mahathir membeberkan rahasia membangun sebuah tim. Karena di dalam team work harus mempunyai konsep orang bekerjasama dalam sebuah tim.

“Dalam membangun tim harus ada team player (pemain tim). Siapa pemain timnya, yaitu seseorang yang mampu bergaul dengan rekan-rekan mereka dan bekerja bersama dalam kelompok yang kohesif,” katanya dalam acara Leadership Education Program 2020 di Indoor Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, Selasa (11/2/2020).

Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat ini mengungkapkan team building yang dimaksud adalah proses membangun dan mengembangkan rasa kolaborasi dan kepercayaan yang lebih besar di antara anggota.

“Karena bila team building-nya kuat, maka team work juga kuat. Artinya, solid atau tidaknya team work dalam sebuah organisasi tergantung team building-nya,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Mahathir, dibutuhkan mental yang kuat dalam membangun team building agar tetap kokoh. Tim tersebut akan terbentuk dalam setiap karakter team work yang merupakan pelaksana dari segala proses untuk mencapai tujuan baik organisasi maupun perusahaan.

“Perlu ada komunikasi, karena pokok dari membangun team building adalah komunikasi. Selain komunikasi perlu koordinasi. Team work yang terbentuk perlu koordinasi yang tepat dari pimpinan,” jelasnya.

Untuk memudahkan tercapainya target sebuah organisasi, setiap individu yang ada dalam tim perlu memiliki komitmen berkaitan dengan pekerjaan, sehingga tercapai tujuan.

“Dalam sebuah team work, biasanya ada perbedaan, karena itu perlu kolaborasi. Banyaknya perbedaan yang ada di antara setiap individu dalam tim, maka setiap anggota perlu saling melengkapi dan saling mengerti dengan perbedaan,” tuturnya.

Di akhir pemaparannya, Mahathir menyatakan mahasiswa membutuhkan modal manajemen dalam berorganisasi. Karena mahasiswa harus mengetahui struktur organisasi.

“Bagaimana struktur organisasi atau perusahaan yang sesuai dengan visi misi, sebagai calon pemimpin harus tahu sehingga dalam menjalankan roda organisasi tidak menyimpang,” tandasnya.

Diketahui, pendidikan kepemimpinan dasar yang diikuti mahasiswa Teknokrat ini berlangsung hingga tanggal 14 Februari mendatang. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID