Mangkrak Bertahun-tahun, Pasar Smep Mulai Dibangun Lagi - RILIS.ID
Mangkrak Bertahun-tahun, Pasar Smep Mulai Dibangun Lagi
El Shinta
Senin | 08/04/2019 18.51 WIB
Mangkrak Bertahun-tahun, Pasar Smep Mulai Dibangun Lagi
Wali Kota Herman HN meninjau lokasi Pasar Smep, Senin (8/4/2019). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Setelah mangkrak bertahun-tahun, akhirnya pembangunan kembali Pasar Smep Tanjungkarang Barat, dimulai, Senin (8/4/2019). Pembangunan diawali dengan pembersihan area lokasi pembangunan dari sampah pada bagian kolam. 

Seperti diketahui, pembangunan Pasar Smep terbengkalai saat tender proyek dimenangkan oleh PT Prabu Artha milik Fery Sulistyo alias Alay.

Tak hanya bangunan yang dibongkar hingga terbentuknya kolam besar berbau busuk, Alay juga turut membawa lari uang pedagang yang saat ini berada di Tempat Penampungan Sementara (TPS) tak jauh dari lokasi.

Sampai akhirnya pada akhir tahun 2018 lalu, pemkot memutuskan untuk kembali melelang proyek tersebut yang diikuti 11 perusahaan. Saat ini proyek pembangunan pasar dimenangkan oleh PT Asmi Hidayat dengan nilai pagu Rp 25 miliar. 

Wali Kota Bandarlampung Herman HN, mengatakan hari ini pembangunan Pasar Smep mulai dikerjakan.

"Hari ini kita ukur kembali panjang dan luas lokasi, kemudian kita langsung turunkan alat berat untuk membersihkan sampah-sampah yang sudah menggenang pada lokasi yang akan dibangun itu," kata Herman, Senin (8/4/2019). 

Dia menjelaskan, para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi yang akan dibangun nantinya akan dipindahkan sementara di sekitar pasar hingga pembangunan selesai.

"Kita kerjakan mulai hari dan semoga akhir tahun pembangunannya sudah selesai," pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Iwan Gunawan, mengatakan pihaknya bersama kontraktor akan melakukan pembersihan lahan. 

"Relokasi pedagang akan dilakukan oleh Dinas Perdagangan untuk teknisnya. Nantinya pasar ini akan menyediakan 600-700 kios," singkatnya. 

Di lokasi yang sama, Konsultan Pengawas Muhammad Zen, menuturkan pihaknya akan melakukan pembersihan sampah dan penyedotan air yang sudah lama menggenang agar pembangunan bisa segera dilakukan. 

"Kita bersihkan dulu eceng gondoknya, airnya kita sedot, dan pedagang akan dipindahkan. Jadi nanti bangunannya terdiri dari tiga lantai, yaitu basement untuk lantai basah, nanti bagian atas untuk parkirnya. Ukuranya 63x56 meter," tandasnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID