Masa Tanggap Darurat di Lamsel Diperpanjang Hingga 5 Januari - RILIS.ID

Masa Tanggap Darurat di Lamsel Diperpanjang Hingga 5 Januari
M. Amir Syaripudin
Senin, 2018/12/31 06.35
Masa Tanggap Darurat di Lamsel Diperpanjang Hingga 5 Januari
Alat berat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing reruntuhan akibat bencana tsunami yang menerjang Lampung Selatan beberapa waktu lalu. FOTO: RILISLAMPUNG.ID / M. AMIR SYARIPUDIN

RILIS.ID, Lampung Selatan – Masa tanggap darurat pascatsunami di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) diperpanjang sejak 30 Desember hingga 5 Januari 2019.

Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto membenarkan perpanjangan masa tanggap darurat di wilayahnya. Sebelumnya, BNPB mengumumkan masa tanggap darurat di Lamsel hanya tujuh hari, 23-29 Desember 2018.

“Masa tanggap darurat diperpanjang, sampai kondisi mulai pulih dan para pengungsi sudah mulai turun dari tempat tinggal mereka di Gunung Rajabasa. Apalagi masih ada beberapa korban yang belum ditemukan," kata Nanang saat dikonfirmasi, Minggu (30/12/2018).

Selain persoalan pengungsi, lanjut Nanang, jumlah korban yang ditemukan juga terus bertambah. Ini menyusul ditemukannya seorang korban bernama Warjo (28), warga Sukaraja Desa Kenali Kecamatan Rajabasa.

“Hari ini juga kami menemukan satu jenazah lagi, jadi korban yang belum ditemukan tersebut menjadi salah satu alasan kuat kami untuk memperpanjang tanggap darurat tsunami," tambahnya.

Plt. Kepala BPBD Lamsel I Ketut Sukerta membeberkan total korban meninggal dunia bertambah menjadi 118 orang. Sedangkan korban luka-luka 5.269 dengan rincian luka berat 427 dan ringan 4.842 orang.

Jumlah pengungsi sebanyak 7.942. Sementara kerusakan mencapai 710 rumah dengan rincian rusak berat 544, sedang 70, dan ringan 96.

“Pengungsi masih banyak, bahkan yang masih bertahan di Pulau Sebesi dan Sebuku juga lumayan. Makanya tanggap darurat diperpanjang, mengingat kondisi di lapangan yang diprediksi tidak akan selesai sampai tanggal 29 Desember," ujarnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)