Membelot ke Arinal-Nunik, Darussalam Malah Naik Kelas - RILIS.ID

Membelot ke Arinal-Nunik, Darussalam Malah Naik Kelas
Taufik Rohman
Selasa, 2018/07/10 20.41
Membelot ke Arinal-Nunik, Darussalam Malah Naik Kelas
Ketua DPD Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim, menunjukkan SK pergantian Darussalam, Selasa (10/7/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Politik dua kaki Darussalam sangat mungkin mendapat restu orang-orang di atasnya. Pasalnya, pasca ”pembelotan” DPC Partai Gerindra Tanggamus di bawah kepemimpinannya, dia justru mendapat promosi jabatan.

Darussalam kini tak lagi menjadi Ketua DPC Partai Gerindra. Dia justru naik kelas, menduduki kursi wakil sekretaris jenderal (wasekjen) DPP Partai Gerindra yang dulu ditinggalkannya.

Adalah mantan Sekretaris Kabupaten Tanggamus Mukhlis Basri yang kini mengantikannya. Dia di-backup sekretaris Alhajar Syahyan dan bendahara Amran Fajaruddin.

Hal ini sesuai surat keputusan nomor 07-1069/Kpts/DPP - GERINDRA/2018 tertanggal 4 Juli 2018. SK ditandatangani Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto dan sekretaris jenderal Ahmad Muzani. 

Darussalam sebelum pencoblosan 27 Juni 2018 diketahui sempat membuat heboh. Meski di atas kertas Gerindra melabuhkan hati ke pasangan calon (paslon) M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, Gerindra Tanggamus mendeklrasikan mendukung paslon Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.

Namun Ketua DPD Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim, menepis pergantian ini ada hubungannya dengan masalah itu. Dia menyebut pergantian hal biasa. Istilahnya, untuk penyegaran. Hal itu ia sampaikan saat konferensi pers di kantor DPD Gerindra Lampung,  Selasa (10/7/2018) malam. 

"Jabatan dia (Darussalam, Red) awalnya memang wasekjen DPP. Nah kita kembalikan lagi dia ke jabatan sebelumnya. Jadi nggak ada hukuman," kata mantan anggota DPR RI itu. 

Kiyai Gun –sapaan akrab Gunadi, menepis perpindahan posisi Darussalam karena masalah pembelotan.

"Bukan karena itu. Dukungan saya 1000 persen ke paslon kita (Ridho-Bachtiar). Tapi Itulah nakal dia (Darussalam), mungkin, " seloroh Gunadi.

Di tempat sama, Mukhlis Basri menyatakan kesiapannya memimpin DPC Gerindra Tanggamus. Baginya, dunia birokrasi dan politik adalah dua hal tak jauh berbeda.

"Target kita baik pemilihan presiden maupun legislatif harus menang di Tanggamus. Kita konsolidasi ke dalam, mulai PAC sampai ranting. Karena mereka sebagai garda terdepan," tegasnya. 

Dia meyakinkan pergantian posisi ini tidak akan menimbulkan riak-riak di tubuh partai. Sebab, sebagai kader siapapun harus siap ditempatkan di mana saja. Termasuk patuh dan hormat terhadap keputusan partai.

Sayang, Darussalam yang tidak hadir dalam konferensi pers belum dapat dikonfirmasi. Meski telepon gengamnya dalam keadaan aktif, dia tak menjawab panggilan. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)