Menyamar Jadi Polisi, Komplotan Begal Tembak Korban dan Gondol 2 Motor - RILIS.ID
Menyamar Jadi Polisi, Komplotan Begal Tembak Korban dan Gondol 2 Motor
Segan Simanjuntak
Kamis, 2018/04/19 13.39
Menyamar Jadi Polisi, Komplotan Begal Tembak Korban dan Gondol 2 Motor
Nurahmadi (21) warga Kampung Beringinjaya Kecamatan Waytuba Kabupaten Waykanan dilarikan ke rumah sakit setempat. FOTO: HUMAS POLRES WAYKANAN

RILIS.ID, Waykanan – Komplotan begal kembali melancarkan aksinya. Kali ini, mereka berpura-pura menjadi anggota Polri yang sedang menjalankan tugas sebagai polisi lalu lintas di ruas jalan Campang Kampung Waytuba Kecamatan Waytuba Kabupaten Waykanan, pada Rabu (18/4/2018) sekira pukul 23.00 WIB.

Pelaku berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor Honda CB dan Supra X 125 warna biru. Seolah polisi sesungguhnya, komplotan begal memulai aksinya dengan memberhentikan laju kendaraan korban.

Salah seorang pelaku kemudian menodongkan sepucuk senjata api (senpi) ke arah korban. Dan mengeluarkan tembakan ke udara sebanyak dua kali.

Salah seorang korban bernama Nurahmadi mencoba melakukan perlawanan. Meski mengalami luka robek akibat dipukul mengunakan gagang senpi di bagian kepala, korban tetap melawan hingga akhirnya pelaku melepaskan tembakan ke bagian belakang paha korban.

Nurahmadi pun tak sadarkan diri setelah peluru tembus di bagian pahanya. Ia terkapar di jalan. Sementara rekan-rekannya yakni Dedy Windu (20 ), Rido Santoso (14), dan Andrean Pratama (18), tidak melakukan perlawanan.

Melihat korbannya tidak melakukan perlawanan, pelaku kemudian membawa dua unit sepeda motor milik korban yakni Honda Supra X warna hijau daun dan Honda Virza warna merah beserta empat unit handphone di dalam box motor Supra X ke arah Kampung Waytuba.

“Selanjutnya korban yang terkena tembakan pelaku dibawa Babinkamtibmas ke RSUD ZA Pagar Alam Kabupaten Waykanan untuk diberikan pertolongan,” kata Kasubag Humas Polres Waykanan Iptu I Dewa Gede Anom mewakili Kapolres AKBP Doni Wahyudi dalam keterangannya, Kamis (19/4/2018).

Polres Waykanan tengah mengejar keberadaan komplotan begal. “Masih dilakukan penyelidikan oleh tim Tekab Polres Waykanan dan Polsek Waytuba dalam pengungkapan kasus,” ujar Dewa Gede. Polisi memperkirakan kerugian ditaksir sekitar Rp19 juta.

Kasus begal ini viral di media sosial. Sejumlah netizen mengaku Campang Kampung Waytuba Kecamatan Waytuba tergolong kategori rawan begal. Bahkan pelaku pernah tiga malam berturut-turut melancarkan aksinya.

“Dimohon untuk aparat setempat dari kepolisian agar ditindaklanjuti perkara kejadian ini yang sudah berulang-ulang di tempat yang sama untuk aksi tindak kejahatan oleh pelaku pembegalan sepeda motor,” tulis akun Kang Dedi Setiawan. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)