Merasakan Sensasi Malioboro di Taman Tugu Pengantin Pesawaran - RILIS.ID
Merasakan Sensasi Malioboro di Taman Tugu Pengantin Pesawaran
Darmansyah Kiki
Sabtu | 08/02/2020 21.08 WIB
Merasakan Sensasi Malioboro di Taman Tugu Pengantin Pesawaran
Suasana Taman Tugu Pengantin, Pesawaran, Sabtu (8/2/2020) sore. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Kiki

RILIS.ID, Pesawaran – Kangen Malioboro? Tak perlu jauh-jauh ke Jogjakarta. Coba saja main ke Taman Tugu Pengantin, Pesawaran. Tempat yang memang dibuat semirip mungkin dengan jalan legendaris tersebut.

Berdekatan dengan Jembatan Siger dan Masjid Ornamen, taman di jantung kota ini adalah salah satu ikon kabupaten berjuluk Andan Jejama itu. Tepatnya di Desa Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan.

Dibangun tahun 2019, Taman Tugu Pengantin di Jalan Simpang Tiga Kedondong banyak menarik perhatian masyarakat setiap harinya.

Selain berlimpah spot foto dan sangat instagramable, pengunjung disuguhi aneka jajanan yang dijual para pedagang setempat.

Kepala Desa Gedongtataan Ansori Asofa mengatakan, agar tetap ramai, selain tidak menarik biaya parkir, pihaknya juga selalu menjaga kebersihan, kenyaman, dan keamanan di tempat itu.

"Masyarakat setempat senang juga karena bisa menambah penghasilan dengan berdagang," ujarnya, Sabtu (8/2/2020).

Dia berharap Pemkab Pesawaran dapat menyediakan lahan parkir dan menempatkan pedagang di satu lokasi. Tidak di jalan karena menganggu arus lalu lintas.

”Untuk lebih memperindah, masjid kalo bisa tulisan ’Masjid Al-Mafiroh’-nya diperbesar,” tuturnya.

Ica, salah satu pengunjung dari Kedondong menuturkan, dirinya sengaja datang ke tempat itu untuk berfoto-foto.

”Bagus sih tempatnya untuk anak-anak muda nongkrong-nongkrong," ujarnya.

Sementara itu, Ginda, pedagang sosis menuturkan  jika ramai pengunjung dirinya mampu meraup keuntungan bersih hingga Rp300 ribu per hari.

"Alhamdulilah bisa membantu ekonomi keluarga. Memang sih, kadang kalau hujan suka sepi, Mas. Yang paling ramai malam Sabtu dan Minggu. Apa lagi kalau ada acara, seperti pertunjukkan band,” paparnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID