Nunik Berharap Gerakan Pramuka Berkontribusi Bentuk Karakter Generasi Muda - RILIS.ID
Nunik Berharap Gerakan Pramuka Berkontribusi Bentuk Karakter Generasi Muda
[email protected]
Kamis | 29/08/2019 18.32 WIB
Nunik Berharap Gerakan Pramuka Berkontribusi Bentuk Karakter Generasi Muda
Wagub Lampung Chusnunia Chalim. FOTO: IST

RILIS.ID, Lampung Barat – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim alias Nunik meminta Gerakan Pramuka untuk lebih meningkatkan kontribusi dalam upaya membentuk karakter generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

Hal itu disampaikan Nunik saat menjadi Inspektur Upacara Apel Besar Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 Tingkat Daerah Lampung di Stadion Bumi Sekala Bekhak, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Kamis (29/8/2019).

Menurut Nunik, Gerakan Pramuka yang sudah mencapai 58 tahun telah memberikan kontribusi nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia.

“Sampai saat ini, semangat itu tidak pernah pudar, dan tidak boleh pudar. Pramuka harus selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia," katanya.

Pada kesempatan itu, Nunik yang juga Ketua Harian Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Lampung memaparkan beberapa pesan kepada keluarga besar Pramuka.

Di antaranya Gerakan Pramuka harus memberikan kualitas terbaik bagi pendidikan karakter bangsa melalui berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda.

“Mari kita berkomitmen untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa. Pramuka menjadi bagian terdepan dalam penanaman nilai-nilai luhur dan membentengi generasi muda dari kecenderungan melakukan dan terlibat dalam praktek korupsi, kolusi, nepotisme, radikalisme, terorisme dan penyalahgunaan narkoba," bebernya.

Selain itu, Gerakan Pramuka diminta terus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.

"Salah satunya melaksanakan aksi nyata perang terhadap sampah plastik di setiap kegiatan Pramuka maupun dalam kehidupan keseharian," imbuh wagub perempuan pertama di Lampung ini.

Pramuka menurut Nunik, juga diharapkan menjadi kesatria yang sadar bencana, rela menolong dan berkorban bagi sesama.

Dia pun meminta seluruh komponen masyarakat, termasuk Pramuka untuk berkomitmen turut serta dalam menjaga populasi satwa yang dilindungi.

Caranya, dengan berpartisipasi aktif menggalakkan Sapu Bersih Jerat Perangkap Satwa dan menghentikan perdagangan satwa yang dilindungi.

"Perangkap ini menjadi berbahaya karena tidak memiliki target spesifik, dan satwa apapun yang bukan sasaran bisa menjadi korbannya. Sehingga, jerat perangkat menjadi ancaman serius bagi populasi satwa seperti harimau, badak, gajah dan satwa lainnya," terang politisi PKB ini.

Oleh karenanya, sambung Nunik, pada peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 ini dicanangkan “Kampanye Anti Jerat Satwa”.

"Dengan pencanangan ini diharapkan Pramuka dapat berkontribusi dalam mengurangi punahnya satwa-satwa yang dilindungi," ucap mantan Bupati Lampung Timur ini.

Pada kesempatan tersebut, Nunik menyerahkan bendera rintisan Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan.

Menurut Nunik, pentingnya kesadaran akan keamanan obat dan makanan dengan menggerakkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemberdayaan kepada masyarakat, termasuk dengan memberdayakan Pramuka melalui Satuan Karya.

"Diharapkan dengan terbentuknya Rintisan Saka POM di Provinsi Lampung dapat tersosialisasi keamanan obat dan makanan kepada Pramuka dan masyarakat agar mampu melindungi diri sendiri dari penyalahgunaan bahan berbahaya dalam obat dan makanan," paparnya.

Terakhir, Nunik berharap bupati dan wali kota selaku Ketua Mabicab terus memberikan bimbingan dan dukungan demi kelancaran pelaksanakaan pendidikan kepramukaan di daerahnya masing-masing.

"Dengan menyediakan fasilitas untuk kegiatan kepramukaan tersebut, mudah-mudahan pembinaan Gerakan Pramuka di wilayahnya akan terus berkembang," pungkasnya.

Sementara Ketua Kwarda Lampung Idrus Effendi mengatakan berbagai kegiatan telah dilakukan dalam rangka Hari Pramuka ke-58.

"Kita telah melakukan berbagai kegiatan, di antaranya Giat Perkemahan dan Kirab Panji Gerakan Pramuka dan kegiatan lainnya," ujarnya.

Idrus menyebut berbagai pembangunan terhadap Gerakan Pramuka Lampung terus dilakukan, termasuk sejumlah prestasi telah diraih.

Seperti bantuan berupa bumi perkemahan di Kotabaru, Lampung Selatan seluas 75 hektar. Bumi perkemahan ini dijadikan sebagai bumi perkemahan modern sekaligus sebagai Ruang Terbuka Hijau dan Agrowisata.

"Diharapkan ke depan diagendakan acara pramuka tingkat nasional seperti Jambore Nasional bisa dilakukan di Lampung," katanya.

Juga melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) kepada pembina dan pelatih.

"Telah juga diselenggarakan pendidikan khusus tingkat nasional yang dihadiri oleh Kwarda se-Indonesia, bahkan utusan dari luar negeri ikut diklat di Kwarda Lampung," ungkapnya.

Idrus juga membeberkan bahwa Kwarda Lampung berhasil meraih predikat kwartir terbaik kedua tingkat nasional pada Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Sulawesi Tenggara pada November 2018 lalu.

Pada kesempatan tersebut, Nunik menyematkan tanda penghargaan Gerakan Pramuka kepada mereka yang telah melakukan jerih payah dan pengorbanannya serta perjuangannya untuk Gerakan Pramuka selama ini.

Yakni Penghargaan Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Pancawarsa dan Pramuka Garuda serta penghargaan lainnya untuk peserta didik.

Penghargaan diberikan kepada para Ketua Mabicab atau bupati/walikota dan Ketua Kwarcab. Selain itu, penyerahan sertifikat akreditasi kepada Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Tengah dan Waykanan. (Advertorial)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID