Pecahkan MURI, Faperta Unila Cetak 26 Hak Paten dalam 7 Bulan - RILIS.ID
Pecahkan MURI, Faperta Unila Cetak 26 Hak Paten dalam 7 Bulan
El Shinta
Kamis | 22/08/2019 19.01 WIB
Pecahkan MURI, Faperta Unila Cetak 26 Hak Paten dalam 7 Bulan
Pj. Sekprov Lampung Fahrizal Darminto menyerahkan penghargaan MURI kepada Rektor Unila Hasriadi Mat Akin di GSG Unila, Kamis (22/8/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Faperta Unila) berhasil memecahkan Museum Dunia Rekor Indonesia (MURI) sebagai perolehan paten terbanyak dalam kurun tujuh bulan 12 hari.

Setidaknya ada 26 paten yang berhasil dicetak Faperta Unila. Berikut daftarnya:
1. Metode pemupukan N, P, dan pada padi sawah
2. Biofungisida yang Mengandung Trichoderma Aspergillum dan Curcuma Aeruginosa Penyakit Bulai
3. Komposisi Biopeptisida untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman
4. Proses Pengolahan Rusip Tidak Spontan dengan Penambahan Kultur Cair Campuran Bakteri Asam Laktat
5. Metode untuk Memproduksi Tepung Ubi Jalar Ungu Kaya Serat Pangan dan Antioksidan Secara Modifikasi Spesifik
6. Komposisi Lembar Kering (Nori) yang Dapat Dimakan Berbahan Baku Daun Ubi Kayu Klon Unila UK-1
7. Proses Pembuatan Minuman Instans Jagung Manis
8. Proses Pembuatan Biogas dari Rumput Gajah
9. Proses Produksi Metil Ester Sulfonat dari Metil Ester CPO Parit
10. Bahan Campuran untuk Memasak Nasi yang Menghasilkan Nasi Berantioksidan Tinggi
11. Komposisi Ragi Cair Kakao
12. Proses Pembuatan Minuman Kombucha Pulpa Kakao
13. Proses Mikroenkapsulasi Pembuatan Beras Siger dari Ubi Kayu Sebagai Makanan Penderita Diabetes
14. Proses Produksi dan Formulasi Minuman Priobiotik Sari Jambu Biji Merah dengan Penambahan Ekstrak Jahe Merah
15. Proses Pembuatan Pengawet Pangan dari Kulit Pisang Muli
16. Proses Pembuatan Pengawet Pangan dari Daun Singkong Karet Racun
17. Produksi Es Krim dari Susu Kambing dengan Modifikasi Umbi Suweg
18. Proses Pemisahan Pewarna Alami Beranthosianin dari Ubi Jalar Ungu Secara Fermentasi Laktat
19. Alat Pemipil Jagung Semi Mekanis
20. Alat Jemur Semi Mekanis untuk Menjemur Produk Pertanian
21. Formulasi Ekstra Kompos Cair sebagai Pembawa Beauveria SPP., Agensia Hayati Pengendali Serangga Hama
22. Kereta Gantung untuk Transportasi Produk Pertanian
23. Formulasi Kombinasi Biofungida dengan Fungisida Nabati sebagai Pengendali Penyakit Busuk Pangkal Batang Lada
24. Ransum Berbasis Limbah Sawit untuk Pakan Ternak Ruminansia
25. Pembuatan Mutan Jamur Trichoderma SPP. Tahan PH Rendah Menggunakan Agen Mutan Rendah Sinar Gamma
26. Alat Penghancur Batang Singkong

Dekan Faperta Unila Irwan Sukri Banuwa mengatakan fakultas yang ia pimpin terpanggil untuk melindungi para penelitinya secara hukum melalui perolehan hak paten.

"Alhamdulillah Fakultas Pertanian memperoleh hak paten yang terbanyak dalam waktu singkat. Karena pada umumnya 1 paten sederhana membutuhkan waktu hingga 5-7 tahun lebih," kata Irwan saat melaporkan kegiatan rekor MURI di GSG Unila, Kamis (22/8/2019).

Sementara Rektor Unila Hasriadi Mat Akin mengapresiasi sejarah baru yang berhasil ditorehkan Fakultas Pertanian. Ia berharap pemerintah juga turut berperan dengan mendukung penggunaan hak paten tersebut.

"Saya dengar Pak Gubernur Lampung berjanji akan membuat kerjasama antara pemprov, Unila, dan para pelaku industri terkait apa saja yang sudah kita hak patenkan," kata seraya berharap prestasi ini bisa ditiru oleh fakultas lainnya di Kampus Hijau tersebut. (*) 

 

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID