Pedagang dan Pengurus Pool Bus Kompak Tolak Aturan Baru - RILIS.ID
Pedagang dan Pengurus Pool Bus Kompak Tolak Aturan Baru
El Shinta
Senin | 30/04/2018 11.53 WIB
Pedagang dan Pengurus Pool Bus Kompak Tolak Aturan Baru
Para pedagang dan pengurus pool bus AKDP menolak aturan baru yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan di Terminal Induk Rajabasa, Bandarlampung, Senin (30/4/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Protes terhadap aturan baru di Terminal Induk Rajabasa tidak hanya dari pedagang asongan. Sejumlah pengurus bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) juga menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut.

Seperti diungkapkan Alimudin (39), pengurus bus Rajabasa Utama (RBU). Menurutnya, keberadaan loket merupakan salah satu fasilitas yang diberikan untuk bus AC.

Sementara aturan baru yang diterbitkan Kementerian Perhubungan meminta penumpang tidak bisa langsung turun di loket dan mencari bus tujuan.

“Coba kasihan dulu sama penumpangnya, mereka diturunkan di depan pintu masuk terminal, disuruh jalan memutar, naik dan turun 2 gedung. Baru kami bisa menawarkan ke penumpang tujuannya ke mana, ini kan repot jadinya," katanya kepada Rilislampung.id, Senin (30/4/2018).

Dia menjelaskan, jika peraturan baru ini dipakai juga, maka tidak dipungkiri akan menimbulkan gejolak sesama pemilik bus angkutan. (Baca: Relokasi Pedagang di Terminal Rajabasa Ricuh)

“Kalau pool bus cuma satu bisa pakai aturan ini, di sini ada ratusan pool. Bisa berantem kami rebutan penumpang di depan pintu sana," terangnya.

Alimudin menambahkan, aturan ini juga dianggap mempersulit penumpang, terutama yang membawa barang berat dan perempuan.

“Jalannya jauh loh, Mbak, dari depan sana ke sini. Yang muda saja ngos-ngosan, apalagi orang tua. Belum lagi yang bawa barang berat. Mungkin mereka bisa saja pakai aturan ini sekarang karena belum ramai, coba saja kalau sudah ramai nanti," tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID