Pejabat Eselon IV Dilarang Pakai Randis, Kecuali OPD Ini - RILIS.ID
Pejabat Eselon IV Dilarang Pakai Randis, Kecuali OPD Ini
Bayumi Adinata
Senin | 15/07/2019 14.22 WIB
Pejabat Eselon IV Dilarang Pakai Randis, Kecuali OPD Ini
Plt. Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Daerah Lampung Meydiandra, E.P.  FOTO: RILISLAMPUNG.ID /Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan pejabat eselon IV dilarang menggunakan kendaraan dinas (randis).

Menurut Arinal, randis boleh dipakai pejabat eselon IV untuk kendaraan operasional tertentu, seperti Biro Humas dan Protokol, Dinas Kehutanan, Bapenda, dan OPD lainnya.

“Sebagai kendaraan yang ada dalam pelayanan di bidangnya masing-masing dalam mengayomi masyarakat,” ujarnya saat memberikan sambutan pada apel randis di Lapangan Korpri, Senin (15/7/2019).

Arinal menilai penggunaan kendaraan dinas sudah semakin baik. Menurutnya, digunakan untuk keperluan kedinasan.

Meski begitu, Ketua DPD I Golkar Lampung ini tidak menampik jika randis masih ada yang digunakan untuk keperluan pribadi.

“Saya percaya, pemegang kendaraan dinas adalah level eselon III ke atas yang secara ekonomis mereka cukup mampu,” terangnya.

Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Daerah Lampung, Meydiandra, E.P. mengatakan randis bisa digunakan pejabat eselon IV di OPD yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Seperti Dinas PUPR Lampung digunakan untuk melihat langsung kondisi jalan provinsi, Dinas Bapenda yang digunakan untuk Samling (Samsat keliling), dan BPBD kendaraan yang khusus menangani bantuan saat terjadi musibah, serta lainnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan larangan pejabat eselon IV menggunakan randis berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76 Tahun 2015 tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Milik Negara Berupa Alat Angkutan.

“Sejauh ini total randis di Pemprov Lampung, baik roda empat dan dua sebanyak 2.908 unit. Itu dibagi beberapa jenis kendaraan, roda empat sebanyak 769 dan roda dua 2.139 unit,” tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID