Pelaku Seni Tradisional Dorong Tulus Maju Pilwakot Bandarlampung - RILIS.ID
Pelaku Seni Tradisional Dorong Tulus Maju Pilwakot Bandarlampung
[email protected]
Senin | 09/09/2019 14.58 WIB
Pelaku Seni Tradisional Dorong Tulus Maju Pilwakot Bandarlampung
Politisi PDIP Tulus Purnomo. FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bandarlampung memang masih setahun lagi. Namun, sejumlah elemen masyarakat sudah mulai menaruh harapan untuk pemimpinnya kelak.

Salah satunya berasal dari pelaku seni tradisional, baik keroncong, campur sari, reog dan budaya Lampung. Mereka manaruh harapan agar pemimpin Kota Tapis Berseri ini bisa menggeliatkan pelaku seni di setiap harinya.

Sehingga, kesenian tradisional di Bandarlampung bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Seni itu adalah aset budaya negara, jangan sampai tidak dilirik, karena dengan seni budaya daerah juga bisa meningkatkan pariwisata dan jadi hiburan masyarakat," kata Maryono selaku Ketua Kesenian Budaya Keroncong Gita Larasati Kota Bandarlampung, Senin (9/9/2019).

Menurutnya, wali kota Bandarlampung ke depan bisa menyediakan wadah bagi para pelaku seni tradisional, sehingga semua pelaku seni bisa dibina dan dilestarikan.

“Kan bisa saja sih, di setiap minggunya, kalau sudah disediakan tempat atau wadahnya, semua pelaku seni dapat secara bergiliran mentas atau manggung di tengah kota, di mana disaksikan oleh masyatakat dan menjadi hiburan rakyat,” ujarnya.

“Caranya, ya setiap harinya bergiliran, misalnya Senin keroncong, Selasa apa, Minggu misalnya seni budaya Lampung dan jangan lupa juga malam Jumat ada pengajian, karena ini juga penting bisa membentuk karakter iman manusia," sambungnya.

Maryono mengaku tidak banyak kandidat yang memiliki komitmen untuk melestarikan kesenian tradisional. Namun, ia telah mendapatkan informasi bahwa politisi PDIP Tulus Purnomo berencana untuk maju di Pilwakot Bandarlampung 2020.

“Ada itu saya denger salah satu bakal calon walikota pak Tulus Purnomo, mudah-mudahan beliau kedepannya, kalau jadi bisa membimbing kami para pelaku seni, karena saya kenal dia memang orangnya suka seni, mau di keroncong dan Lampung dia setahu saya suka seni, mudah-mudahan kedepannya bisa memajukan seni budaya daerah di Kota Bandarlampung," harapnya.

Sebab menurutnya, para pelaku seni saat ini bukan tidak diperhatikan oleh Pemkot Bandarlampung, melainkan belum mendapat tempat untuk pementasan.

"Masih kurang ditonjolkan seni dan budaya kayak keroncong, lagu-lagu Lampung kurang menonjol, waktu itu ada sesekali tapi, nggak terus aktif, maunya dikasih tempat dan wadah sehingga bisa berkesinambungan, tinggal diatur saja jadwalnya," ungkapnya.

Jika kelak Tulus Purnomo mencalonkan sebagai calon walikota Bandarlampung, Maryono menaruh harapan besar untuk bisa memperhatikan semua lini, baik pemuda dan para pelaku seni dan budaya nasional.

“Jangan dilupain juga pengajian, karena ini tempat untuk membentuk akhlak, yang awalnya gak bisa ngaji bisa mengaji. Saya sih setuju kalau mas Tulus mau maju, tapi harus pelan-pelan, kita rangkul semua unsur masyarakat. Karena memberikan wadah untuk pelaku seni ini baru ada di Jakarta, bagaimana kedepan cawalkot bisa merealisasikanya," tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID