Pemadaman Bergilir Dikurangi Jadi Dua Hari Sekali - RILIS.ID
Pemadaman Bergilir Dikurangi Jadi Dua Hari Sekali
Bayumi Adinata
Rabu | 05/09/2018 11.14 WIB
Pemadaman Bergilir Dikurangi Jadi Dua Hari Sekali
Jajaran PT PLN Distribusi Lampung saat media gathering. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – PT PLN Distribusi Lampung menepati janjinya untuk meminimalisasi dampak terbakarnya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sebalang, Tarahan, Lampung Selatan.

Durasi pemadaman bergilir selama tiga bulan yang terpaksa dilakukan akibat tidak beroperasinya PLTU itu, sekarang dikurangi. Dari tadinya dua sampai tiga jam setiap hari, kini menjadi dua hari sekali.

Manajer Area Pengatur Distribusi Lampung, Akbar Patonangi, menjelaskan hal itu saat media gathering di kantor PT PLN (Persero) Distribusi Lampung Jl. ZA Pagar Alam, Rabu (5/9/2019).

Acara itu dimaksudkan mengajak jurnalis melihat langsung kondisi pembankit listrik yang mengalami kerusakan pascakebakaran pada Kamis (23/8/2018) malam lalu. 

Menurut Akbar, terhitung Selasa (4/9/2018) kondisi sistem kelistrikan di Lampung mengalami defisit daya sebesar 24,1 megawat (MW). Padahal, tanpa kejadian itupun, provinsi ini kekurangan 85 MW.

”Akhirnya opsi pemadaman bergilir kami lakukan. Tetapi tidak seperti kemarin-kemarin setiap hari. Namun kali ini dua hari sekali dengan durasi sama, 2-3 jam per pelanggan," bebernya.

Media gathering sendiri dihadiri General Manager PLN Sumbagsel Bambang Anggono yang didampingi General Manager PT PLN Distribusi Lampung, Julita Indah.

Julita Indah mengatakan kegiatan itu merupakan sebuah upaya untuk memberikan informasi soal pembangkit-pembangkit listrik di Provinsi Lampung.

”Termasuk menerangkan bagaimana cara PLN sendiri memberikan distribusi dan sistem penyediaan daya listrik yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung,” terangnya.

Dia mengklaim Lampung justru cukup bagus karena memiliki pembangkit listrik yang berkualitas baik dibanding daerah lain. (*)

Editor Gueade


Tags
#PLN
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID