Pemilik dan Penjaga Gudang BBM Oplosan Jadi Tersangka - RILIS.ID

Pemilik dan Penjaga Gudang BBM Oplosan Jadi Tersangka
Muhammad Iqbal
Rabu | 25/07/2018 21.49 WIB
Pemilik dan Penjaga Gudang BBM Oplosan Jadi Tersangka
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemilik gudang BBM oplosan berinisial A ditetapkan sebagai tersangka. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung juga menjerat S selaku penjaga gudang.

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Aswin Sipayung mengatakan, pemilik gudang yang akrab disapa Pak Haji tengah diburu keberadaannya. Termasuk penjaga gudang.

“Ya sudah kita tetapkan tersangka dan saat ini sedang kita buru kedua tersangka itu,” katanya kepada rilislampung.id di Mapolda Lampung, Rabu (25/7/2018).

Penetapan keduanya sebagai tersangka, lanjut Aswin, berdasarkan hasil penyelidikan dan hasil keterangan dari sejumlah saksi. (Baca juga: Ditreskrimsus Polda Lampung Amankan Ribuan Liter BBM Oplosan)

“Emang benar kemarin kita sudah pernah periksa empat orang penjaga gudang, terus hasil lab dari Pertamina menunjukan bahwa BBM jenis pertamax dan petralite itu tidak sesuai standar. Nah dari situ kita tetapkan A dan S sebagai tersangka,” ungkapnya.

Meski begitu, Aswin mengaku belum menerbitkan kedua tersangka BBM oplosan dalam daftar pencarian orang (DPO).

“(DPO) Belum, kan dia belum kita periksa. Nanti kalau sudah kita periksa, terus dia melarikan diri, baru kita terbitkan status DPO,” terangnya.

Kedua tersangka, masih menurut Aswin, disinyalir sering keluar masuk Lampung.

“Nanti akan kita lakukan hunting dan tracking untuk mendeteksi keberadaan mereka berdua,” ujarnya.

Pihaknya juga tengah mendalami dugaan keterlibatan oknum Pertamina terkait ribuan BBM oplosan.

“Kita tunggu dulu dua orang tersangka itu kita amankan. Nanti kita dengar keterangan dari mereka itu seperti apa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol memastikan bahwa penyelidikan terhadap 12 ribu liter BBM oplosan terus berjalan.

“Penanganan perkara terus berlanjut, saat ini masih dalam tahap sidik,” katanya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID