Pendekar UIN Raden Intan Sabet Medali Emas - RILIS.ID
Pendekar UIN Raden Intan Sabet Medali Emas
[email protected]
Minggu | 09/09/2018 18.52 WIB
Pendekar UIN Raden Intan Sabet Medali Emas
Atlet pencak silat UIN Raden Intan Lampung. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Prestasi membanggakan terus ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Kali ini, atlet pencak silat menyabet medali emas pada Asean Pencak Silat Championship for University Student di Kampus Universitas Riau, 6-9 September 2018.

Adalah Amar Cahyadi, mahasiswa program studi Perbankan Syariah yang meraih medali emas pada kelas A putra. Amar berhasil mengalahkan lawannya dari Universitas Islam Riau.

Amar mengaku bangga bisa membawa nama baik almamater pada even tingkat Asean tersebut. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa lawan cukup berat.

“Alhamdulilah, suatu kebanggaan tersendiri buat saya bisa menjadi juara di even tingkat Asean,” katanya dalam keterangan yang diterima Rilislampung.id, Minggu (9/9/2018).

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini juga menyampaikan tidak mau besar kepala atas apa yang diraihnya saat ini.

“Saya akan tetap latihan untuk terus memberikan yang terbaik bagi almamater saya. Saya pun berharap pihak kampus terus mendukung kami dan juga kawan-kawan yang lain dalam meningkatkan prestasi,” tutur Amar.

Pelatih UKM Pencak Silat Cahniyo Wijaya Kuswanto mengaku haru dan bangga atas perolehan yang diraih kontingen UIN Raden Intan.

Meski begitu, dia mengaku akan terus mendidik dan melatih atlet pencak silat khususnya dalam menyiapkan regenerasi.

“Saya tetap pesankan kepada para atlet untuk tidak besar hati menerima pujian. Saya terus ingatkan untuk rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan dan prestasi,” ungkap Neo, sapaan akrabnya.

Tenaga pengajar Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ini berharap kampusnya terus mendukung kegiatan minat dan bakat mahasiswa baik yang bersifat akademik maupun non-akademik.

Sementara Arma Veronica, mahasiswa prodi Komunikasi Penyiaran Islam, hanya berhasil mempersembahkan meda perak setelah kalah dari atlet Universitas Lancang Kuning di kelas A putri.

Sedangkan rekan mereka, Muhammad Ichlasul Amal terhenti di babak perempat final. Mahasiswa program studi Manajemen Dakwah ini gagal mengikuti prestasi kedua rekannya.

Prestasi ketiga mahasiswa tersebut menuai apresiasi dari Rektor UIN Raden Intan Lampung Moh. Mukri.

“Alhamdulillah, prestasi ini tentunya telah membawa nama baik lembaga. (Prestasi) bisa meningkatkan nilai akreditasi lembaga,” ujarnya.

Mukri juga akan terus mendukung kegiatan mahasiswa yang positif dan untuk peningkatan prestasi. Direncanakan pada upacara rutin 17-an yakni pada 17 September 2018, atlet dan pelatih pencak silat ini akan diberi penghargaan oleh rektor. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID