Pernah Jadi Kuli Angkut dan Kelaparan saat Ikut Audisi - RILIS.ID

Pernah Jadi Kuli Angkut dan Kelaparan saat Ikut Audisi
Muhammad Iqbal
Kamis, 2018/03/22 10.20
Pernah Jadi Kuli Angkut dan Kelaparan saat Ikut Audisi
Iqbal menyanyikan lagu andalannya 'Sengsara' di kantor Rilislampung.Id, Rabu (21/3/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta

Bintang Iqbal Agus Tira makin benderang setelah mengikuti ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar. Meski gugur di ajang Top 34 LIDA, Iqbal kini punya kesibukan luar biasa. Mulai jumpa fans sampai mengisi acara di mana-mana.

Itu sekarang. Dulu, Iqbal bukan siapa-siapa. Ia pernah bekerja sebagai kuli angkut sound system organ tunggal di kampungnya, Gang Dadali RT/II RW-VIII No 80 Kelurahan Tanjungaman Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Ia lalu mencoba peruntungan di musik dangdut. Gagal berulangkali di sebuah kompetisi tak mengendurkan niatnya untuk tetap eksis. ”Saya pernah ikut kontes dangdut sambil menahan lapar, dari subuh sampai malam. Akhirnya saya kalah karena kurang power waktu nyanyi,” kenangnya dalam acara Rilis Corner di kantor Rilislampung.id, Rabu (21/3/2018).

Untuk mengikuti LIDA pun dia sempat maju-mundur lantaran tak ada uang untuk audisi di Jakarta. Ia akhirnya memberanikan diri meminjam uang kepada sepupunya yang ia panggil Uni. ”Uang pinjaman Rp300 ribu itu untuk beli sewa jas, beli celana, dan ongkos,” terangnya. 

Meski gugur karena kurangnya jumlah SMS dukungan yang masuk, Iqbal tetap berbesar hati lantaran berhasil mengalahkan 600 peserta yang berebut tiket untuk mewakili Lampung di ajang nasional. ”Kalau dipikir siapalah saya ini, cuma anak yatim yang sekolah dasar saja tidak tamat,” tuturnya.

Ada pelajaran penting yang ia ambil sebagai hikmah dalam Lida. Menurutnya, jika memang sudah menjadi rezekinya, ia yakin tidak akan tertukar. ”Mungkin rezeki saya saat saat ini baru sampai di situ. Tapi saya tetap yakin punya banyak kesempatan lain,” ungkapnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)