Personel Pengamanan Pemilu 2019 Ditambah - RILIS.ID
Personel Pengamanan Pemilu 2019 Ditambah
Muhammad Iqbal
Rabu | 19/09/2018 12.43 WIB
Personel Pengamanan Pemilu 2019 Ditambah
Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto memeriksa pasukan pada simulasi pengamanan Pemilu 2019. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Polda Lampung menggelar simulasi pengamanan pemilu 2019 di Lapangan 043 Garuda Hitam, Saburai, Tanjungkarang Pusat Kota Bandarlampung, Rabu (19/9/2018).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Deklarasi Pemilu Aman, Damai dan Sejuk 2019 yang dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda Lampung, KPU dan Bawaslu Lampung. 

Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto menjelaskan bahwa dalam pengamanan Pemilu 2019 terdapat penambahan personel dalam pengamanan tersebut. 

“Kalau semula 8.000 personel, sekarang menjadi 8.600 personel gabungan TNI-Polri,” lanjutnya. 

Kapolda juga menyampaikan tujuh poin penting yang tertuang dalam amanat Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian. 

Yakni, perkuat soliditas dan sinergisitas TNI dan Polri guna mewujudkan Pemilu yang aman, lancar, dan damai.

Jaga netralitas Polri dan TNI, serta hindari tindakan yang dapat menciderai netralitas TNI dan Polri dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pemilu.

Kedepankan, langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini guna mengetahui dinamika yang berkembang, untuk selanjutnya dilaksanakan upaya pencegahan dan penanganan secara dini.

Dorong seluruh elemen KPU, Bawaslu, Caleg, Parpol dan masa pendukungnya, Pemda, media, tokoh masyarakat, serta pengawas Pemilu independen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Gelorakan deklarasi Pemilu damai di masing-masing wilayah dengan mengikutsertakan elemen-elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu.

Susun rencana pengamanan secara detail dan laksanakan latihan pada setiap tahapan pengamanan, termasuk dalam menghadapi situasi kontinjensi.

Lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindak pidana Pemilu yang diselenggarakan melalui Sentra Gakkumdu, maupun potensi pelanggaran hukum lainnya, guna menjamin stabilitas Khamtibmas yang kondusif.

“Saya harap yang telah disampaikan dalam amanat ini dapat kita laksanakan bersama demi terciptanya Pemilu Aman, Damai dan Sejuk,” ucap Kapolda. 

Usai pembacaan amanat Kapolri, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pengamanan Pemilu 2019 dalam gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2018. Sebanyak 2.367 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan dalam simulasi itu.

Simulasi banyak menampilkan aksi-aksi respon cepat tanggap petugas kepolisian dan TNI dalam mengawal presiden terpilih, mulai dari pengamanan pengunjuk rasa, aksi tembak-menembak dan peledakan bom. 

“Ini semua ada 2.367 personel yang terlibat dalam kegiatan simulasi, tapi rinciannya saya tidak pegang datanya,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID