Pertamax Dominasi Lonjakan BBM Jelang Lebaran - RILIS.ID
Pertamax Dominasi Lonjakan BBM Jelang Lebaran
Muhammad Iqbal
Jumat | 01/06/2018 20.45 WIB
Pertamax Dominasi Lonjakan BBM Jelang Lebaran
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Lonjakan konsumi bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran memaksa Pertamina waspada. Mereka membentuk tim satuan tugas (satgas) distribusi BBM yang siaga selama 24 jam.

General Manager Marketing Operation Region II Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel), Erwin Hiswanto, mengatakan sudah memetakan dan memprediksi kebutuhan BBM. 

Berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya dan analisa tren konsumsi, setiap tahun pasti terjadi peningkatan konsumsi BBM, elpiji, dan avtur. Terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.

”Tim Satgas BBM bekerja sejak H-15 hingga H+15 Lebaran demi kenyamanan masyarakat,” jelasnya kepada rilislampung.id, Jumat (1/6/2018).

Untuk Lampung, konsumsi BBM selama Ramadan dan Idul Fitri meningkat didominasi BBM jenis pertamax sebanyak 47 persen, pertalite 25 persen, dan premium 9 persen dari konsumsi normal.

Sebagai gambaran, konsumsi normal premium di Provinsi Lampung sekitar 980 kiloliter (kl) per hari, petralite 984 kl/hari, solar 1.600 kl/hari, dan pertamax 420 kiloliter/hari.

Mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut, Pertamina sudah menyiapkan 10 unit mobil tanki dengan total kapasitas 176 kiloliter (kl) di TBBM Panjang; 15 unit motoris kemasan; 4 kantong BBM (mobile storage) di 4 titik SPBU; dan SPBU buffer stock di 3 titik SPBU.

Peningkatan di Sumbagsel
Diperkirakan, peningkatan konsumsi  pertamax turbo mencapai 38 persen, pertamax 35 persen, pertalite 19 persen, dan premium 15 persen dari normal.

Kenaikan tertinggi konsumsi bbm jenis gasoline terjadi pada 9 Juni 2018 atau H-5 dengan angka kenaikan sebanyak 77 persen dari konsumsi normal.

Sedangkan bbm jenis gasoil diesel seperti pertamina dex, dexlite, dan solar/bio solar, justru turun antara 11-13 persen dari konsumsi normal. Hal ini akibat tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik.

Namun demikian, tetap ada peningkatan untuk bbm jenis pertamina dex hingga 42 persen dan dexlite 12 persen.

Untuk bbm jenis gasoil, peningkatan konsumsi terjadi pada 31 Mei 2018 atau h-15 dengan angka kenaikan sebanyak 30 persen dari konsumsi normal.

Erwin menambahkan, sebagai persiapan untuk menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadan dan Idul Fitri, seluruh terminal BBM di wilayah Sumbagsel siaga 24 jam. 

Selain itu, di setiap Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) juga sudah disiapkan tambahan mobil tanki untuk melayani masyarakat di luar penyaluran normal. 

Pertamina MOR II Sumbagsel juga menempatkan lima kios Pertamax di jalan tol dan Pelabuhan Bakauheni; Dex kemasan di jalur lintas utama, 25 motoris kemasan, mobil tanki dispenser, kantong BBM (Mobile Storage), dan SPBU Buffer Stock. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID