PLN Bangun 77 Tower, Akhir Tahun Lampung Bebas Pemadaman - RILIS.ID
PLN Bangun 77 Tower, Akhir Tahun Lampung Bebas Pemadaman
Bayumi Adinata
Kamis | 13/09/2018 22.01 WIB
PLN Bangun 77 Tower, Akhir Tahun Lampung Bebas Pemadaman
Hearing Komisi IV DPRD Lampung dengan PT PLN Distribusi Lampung, Kamis (13/9/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Boleh-boleh saja saat ini Provinsi Lampung selalu defisit daya. Apalagi pascakebakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sebalang, Kamis (23/8/2018) lalu.

Kebakaran yang menyebabkan hangusnya belt conveyor, alat untuk menghantar batu bara ke bunker itu, menyebabkan Lampung defisit hingga 165 megawatt (MW).

Kurangnya daya listrik tersebut terjadi pada waktu beban puncak (WBP), yakni pukul 17.00-23.00 WIB. Akibatnya opsi pemadaman bergilir terpaksa dilakukan oleh perusahaan pelat merah itu.

Nah, Lampung ke depan tidak akan defisit lagi. Justru mampu surplus sebesar 320 MW karena beroperasinya tower listrik yang melintasi perkebunan PT Sugar Group Company (SGC).

”Bahkan jika semua pembangkit listrik di Lampung dalam keadaan sehat, surplus listrik bisa mencapai 700 MW,” papar General Manager PT PLN Distribusi Lampung, Julita Indah.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara PLN dengan komisi IV DPRD Lampung di ruang komisi itu, Kamis (13/9/2018).

Julita Indah, menjelaskan pembangunan tower saat ini sudah berjalan. Targetnya 2018 jalur koneksi distribusi listrik itu sudah beroperasi.

Total ada 77 tower yang didirikan mulai area perkebunan PT SGC sampai ke PLTU Bukit Asam di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Tower memiliki konstruksi setinggi 16 meter.

”Surplus listrik bisa lebih besar lagi jika rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi oleh Pemprov Lampung di Danau Ranau, Lampung Barat, terealisasi,” paparnya. 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Watoni Noerdin, dalam kesempatan itu berterimakasih atas dukungan semua pihak memperlancar pembangunan tower dimaksud. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID