Polresta Minta CCTV, Dirut RSUDAM: Sudah Rusak - RILIS.ID
Polresta Minta CCTV, Dirut RSUDAM: Sudah Rusak
Bayumi Adinata
Rabu | 02/05/2018 19.21 WIB
Polresta Minta CCTV, Dirut RSUDAM: Sudah Rusak
Dirut RSUDAM Hery Djoko Subandriyo saat menemui keluarga Hayati, pasien RSUDAM yang terlibat perkelahian dengan seorang perawat. Pertemuan berlangsung di Aula Diskominfotik Provinsi Lampung, Rabu (2/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Penyelidikan perkara adu jotos yang melibatkan keluarga pasien dan seorang perawat Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) masih bergulir di Polresta Bandarlampung.

Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan terkait perkelahian di RSUDAM beberapa waktu lalu.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Nurcahyo, mengaku telah menyurati pihak RSUDAM agar segera menyerahkan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) untuk memudahkan proses penyelidikan.

“Jadi kami minta kerjasama pihak RSUDAM untuk menyerahkan CCTV  kepada penyidik,” katanya kepada Rilislampung.id, Rabu (2/5/2018).

Menurut Harto, CCTV merupakan bukti petunjuk untuk mengetahui kronologis adu jotos keluarga pasien dengan seorang perawat RSUDAM.

“Karena memang sudah banyak dari segala pihak untuk meminta perkembangannya, maka nanti kita beberkan. Kalau memang keduanya terbukti (Bersalah), kita amankan,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) RSUDAM Hery Djoko Subandriyo mengklaim bahwa CCTV yang ada di rumah sakit pelat merah tersebut rusak. Hal itu disampaikan Hery saat menerima perwakilan keluarga Hayati, pasien RSUDAM yang akhirnya pindah ke Rumah Sakit Advent di Aula Diskominfotik Provinsi Lampung, Rabu (2/5/2018).

“CCTV yang ada di ruang UGD (IGD) memang sudah lama rusak, jadi saat peristiwa itu CCTV tidak berfungsi. Bagaimana kita mau melihat hasil rekaman itu kalau CCTV-nya sudah rusak,” elaknya.

Kepala Bagian Perlindungan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia RSUDAM, Anindito Widyantoro juga mengungkapkan hal senada.

Menurut Anindito, CCTV di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang menjadi arena adu jotos keluarga pasien dengan perawat sudah lama rusak.

“Saat kita cek ternyata CCTV-nya sudah rusak,” timpal mantan Kadiskes Mesuji ini. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID