Program Indonesia Terang Sentuh Tubaba - RILIS.ID
Program Indonesia Terang Sentuh Tubaba
[email protected]
Selasa | 14/05/2019 22.47 WIB
Program Indonesia Terang Sentuh Tubaba
Kepala LPCI Lampung Hengki Irawan bersama para camat dan kepala tiyuh di Kabupaten Tubaba/Foto Istimewa

RILIS.ID, TUBABA – Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) menggelar sosialisasi dan audensi di Balai Tiyuh Pulungkencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat (Tubaba).

Di tiyuh ini, LPCI menyosialisasikan perencanaan Project Program Indonesia Terang yang meliputi program elektrifikasi dan infrastruktur elektronisasi dalam bentuk lampu tenaga surya, biosolar, sumur bor, drainase dan lainnya yang bersifat sekunder.

Kegiatan ini dihadiri Kepala LPCI Lampung Hengki Irawan, S.P., S.H., M.H; Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Camat dan Kepala Tiyuh dari Tulangbawang Tengah,Tulangbawang Udik dan Tumijajar. 

Hengki mengatakan, ada 20 tiyuh di Tubaba yang akan menerima bantuan lampu jalan tenaga surya dari LPCI. Di antaranya Penumangan Baru, Panaragan, Tirta Makmur, Tirta Kencana, Pulung Kencana, Candra Mukti, Candra Jaya.

Kemudian Way Sido, Karta Sari, Karta Raharja, Margo Kencono, Kagungan Ratu, Gunung Katun Tanjungan, Gunung Timbul, Makarti, Sumber Rejo, Daya Sakti, Margo Dadi, Margo Mulyo dan Daya Asri.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandarlampung ini menjelaskan, di awal tahun  2019, LPCI sudah melakukan kegiatan peletakan batu pertama untuk program ini di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Utara dan Tanggamus.

”Karena pilot project terlaksana dengan baik, maka akan dilanjutkan ke tiga kecamatan di Kabupaten Tubaba. Yakni, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Udik dan Tumijajar,” ujarnya dalam rilisnya yang dikirimkan ke Rilislampung.id, Selasa (14/5/2019).

Sementara, Koordinator Program LPCI untuk wilayah Lampung Utara dan Tubaba Agustomi mengatakan, syarat-syarat dan ketentuan untuk mendapatkan progam Indonesia Terang di antaranya harus terkategori desa tertinggal dan belum berkembang.

”Nantinya LPCI akan menghubungi desa-desa penerima program untuk menyiapkan administrasi pengajuan, untuk menindak lanjuti kegiatan tahap awal sosialisasi dan selanjutnya dilakukan program pelaksanaan,” jelasnya.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID