Program Lampung Terang Dikebut Akhir Tahun Ini - RILIS.ID
Program Lampung Terang Dikebut Akhir Tahun Ini
[email protected]
Senin | 07/05/2018 18.17 WIB
Program Lampung Terang Dikebut Akhir Tahun Ini
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung optimistis Lampung Terang bisa tercapai 100 persen pada akhir tahun ini. Jika terealisasi, maka program ini lebih cepat dari target yang ditetapkan yakni pada 2019.

Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan Lampung Terang lebih awal tercapai karena berdasarkan rasio desa berlistrik saat ini telah mencapai 95 persen dengan rasio elektrifikasi 87 persen.

Guna mempercepat target tersebut, PT PLN (Persero) Distibusi Lampung pada tahun ini juga akan menambah aliran listrik di 113 desa baru yang selama ini belum teraliri jaringan listrik. Desa itu tersebar di Kabupaten Tulangbawang, Mesuji, dan Tanggamus.

“Kita berharap upaya-upaya jangka menegah yang dilakukan PLN, di antaranya melalui penambahan ketersedian daya kelistrikan di desa, penambahan pembangkit PLTA 56 MVA, penambahan jaringan transmisi juga penambahan gardu induk di 5 lokasi akan mempercepat Lampung terang dapat terwujud sesuai yang ditargetkan PLN,” katanya dalam siaran pers, Senin (7/5/2018).

Taufik mengungkapkan, kendala yang dihadapi PLN untuk mewujudkan Lampung Terang adalah masalah infrastrukur. PLN, masih menurutnya, sampai saat ini masih mencari alternatif jalan supaya bisa merealisasikan pemasangan baru di beberapa desa.

“Untuk itu, saya berharap pemerintah daerah juga dapat ikut berpartisipasi dalam mencapai cita-cita mulia ini dan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan sehingga desa dapat teraliri listrik 100 persen dapat terwujud,” ujarnya.

General Manager PT PLN Distribusi Lampung, Julita Indah, mengatakan bahwa kondisi infrastruktur di pedesaan sangat penting untuk mewujudkan pembangunan kelistrikan, terutama untuk mengangkut peralatan jaringan listrik.

“Dibutuhkan kerja sama yang solid antara PLN dan seluruh stakeholder dalam melaksanakan program pemenuhan kebutuhan energi listrik, terutama melistriki seluruh menuju Lampung Terang 2019. Sehingga dapat selesai lebih awal yakni pada tahun 2018 ini,” ungkapnya.

Menurut Julita, multi stakeholder forum bertujuan meningkatkan partisipasi stakeholder guna peningkatan pelayanan PLN yang lebih baik di masa mendatang.

“Melalui acara ini PLN berharap memperoleh feedback (umpan balik) terkait pengelolaan perusahaan secara umum, sehingga melalui feedback ini PLN akan mengetahui kelemahan serta kelebihan PLN agar menjadi lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID