Ribuan Mahasiswa dan Ormas ‘Kuasai’ DPRD Lampung - RILIS.ID
Ribuan Mahasiswa dan Ormas ‘Kuasai’ DPRD Lampung
Taufik Rohman
Selasa | 24/09/2019 12.41 WIB
Ribuan Mahasiswa dan Ormas ‘Kuasai’ DPRD Lampung
Ribuan Mahasiswa dan Ormas ‘Kuasai’ DPRD Lampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Demonstrasi yang terjadi di Jakarta dan sejumlah kota lain di Indonesia untuk menolak UU KPK dan beberapa RUU, juga terjadi di Provinsi Lampung, Selasa (24/9/2019).

Ribuan mahasiswa dari berbagai Universitas dan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dari beberapa elemen menguasai DPRD Lampung.

Pantauan Rilislampung.id di lapangan, hampir 10.000 pendemo berkumpul di depan gedung DPDR Provinsi Lampung, hingga memasuki ruang kantor DPRD dan halaman kantor DPRD. Hingga saat ini demo masih berlanjut dengan menuntut salah satu koordinator aksi dapat memasuki ruangan DPRD untuk bertemu dengan anggota dewan.

Salah satu aktivis demo yang menjadi koordinasi aksi, terus menyuarakan penolakan kebijakan DPR mengenai UU KPK. Mereka juga merasa kecewa karena aksi demo dari daerah maupun pusat tidak mendapat itikad baik dari pihak pemerintah.

Serupa dengan aksi yang diadakan mahasiswa, hadir juga persatuan buruh yang datang dan mengikuti aksi demo ini. Mereka mengharapkan agar mahasiswa tidak ada yang terprovokasi dari pihak lain atas aksi ini.

Diantara tuntutan dari aliansi Lampung untuk Indonesia yakni Hentikan kriminalisasi terhadap gerakan tani, hentikan perampasan lahan, wujudkan regorma agraria berkeadilan gender, tolak kebijakan yang tidak pro rakyat (RUU Pertanahan, RKUHP, Revisi UU ketenagakerjaan, revisi UU Pemasyarakatan, revisi UU Minerba), cabut UU KPK Hasil revisi terbaru, tolak Capim KPK terpilih.

Lalu, tuntaskan pelanggaran HAM dan kerusakan lingkungan hidup, tolak kenaikan BPJS BBM, dan listrik, cabut PP no. 78 tahun 2015, hapus sistem kerja kontrak dan outsourching, wujudkan pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis, cabut UU ormas, hentikan represifitas terhadap aktivis pro demokrasi dan selesaikan konflik Pertanahan di Lampung.(*) 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID