Ridho Apresiasi Silaknas, Ketua ICMI Mengaku Tersentuh - RILIS.ID

Ridho Apresiasi Silaknas, Ketua ICMI Mengaku Tersentuh
Taufik Rohman
Kamis, 2018/12/06 20.20
Ridho Apresiasi Silaknas, Ketua ICMI Mengaku Tersentuh
Presiden Jokowi tiba di lokasi acara Silaknas, Kamis (6/12/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo  mengapresiasi perhelatan Silaknas dan Milad ke-28 Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang digelar di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Menurut Ridho, perhelatan Silaknas yang diikuti 11 negara Asean turut menyumbangkan kegiatan pariwisata dan peningkatan Lampung di posisi tiga nasional.

“Kita berterima kasih kepada ketua umum ICMI, karena menggelar kegiatan ini di Lampung. Alhamdulillah beliau berikan kesempatan kegiatan ini digelar di Lampung, biasanya persaingan untuk lokasi tempat di Sumatera," katanya.

Ridho juga menyinggung peningkatan Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional yang mendapat dukungan dari Presiden Jokowi. Juga dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni.

“Lampung jadi pusat pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Ridho mengakui bahwa peran cendikiawan muslim Indonesia cukup besar untuk kemajuan bangsa.

“Semoga Silaknas bisa membuat terobosan-terobosan, bukan saja kita dikenal sebagai terbesar muslim di dunia saja, tapi kemajuan juga. Teruslah berkarya, ikatan cendikiawan muslim Indonesia, jadilah yang membanggakan," ucapnya.

Sementara Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie mengaku sangat tersentuh dengan sambutan Gubernur Ridho. Juga membanggakan semua.

“Alhamdulillah 11 negara Asean yang hadir. Meskipun jadwal dipercepat, alhamdulillah lima negara sudah hadir, yakni Mianmar, Brunei Darussalam, Burma, Malaysia dan Kamboja," katanya.

Jimly juga sempat sangsi Presiden Jokowi akan hadir dalam Silaknas ICMI karena ada kegiatan di Jogjakarta.

“Karena kecintaan (Presiden) beliau terhadap ICMI, alhamdulillah beliau hadir malam ini, ditambah diyakinkan oleh Pak Rektor UBL, terima kasih Pak Presiden, mudah mudahan Allah mencatat ini sebagai ruang ibadah," tuturnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)