Ridho Ficardo Janji Regulasi Lindungi Petani - RILIS.ID

Ridho Ficardo Janji Regulasi Lindungi Petani
Taufik Rohman
Senin, 2018/04/02 19.01
Ridho Ficardo Janji Regulasi Lindungi Petani
Cagub Ridho Ficardo saat menyambangi petani dan masyarakat di Kampung Sinar Harapan Rajabasa Bandarlampung, Senin (2/4/2018). FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Regulasi berupa Perda tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga roda perekonomian para petani di Kota Bandarlampung ikut menyempit, membutuhkan persetujuan dari DPRD yang prosesnya akan sedikit panjang. Namun, jika itu masuk dalam peraturan gubernur (Pergub) akan langsung direalisasikan. 

"Insya Allah, ini bisa kita urus, supaya lancar. Karena menyangkut dua program strategis yang ada di Provinsi Lampung," jelas Calon Gubernur (Cagub) Lampung nomor urut 1 Ridho Ficardo menjelaskan, saat menyambangi petani dan masyarakat di Kampung Sinar Harapan Rajabasa Bandarlampung, Senin (2/4/2018).

Cagub yang berpasangan dengan Bachtiar Basri ini menambahkan, perihal permintaan warga terkait pembentukan Desa Agro Wisata yang ada di Kampung Sinar Harapan Rajabasa Bandarlampung, dan sudah berjalan saat ini, juga ikut ditata dalam kepemimpinannya kedepan. Pasalnya, program strategis Lampung adalah masalah pertanian dan pariwisata. 

"Desa Agro Wisata, di Kampung Sinar Harapan sudah 70 persen berjalan. Hasil dari CSR PLN dan bekerjasama dengan UBL. Sangat bagus untuk wisata dimana ditengah kota masih ada sawah atau perkampungan. Nanti kita bersama yang merapihkan ini," kata Gubernur non aktif ini.

Sebelumnya, salah satu warga Kampung Sinar Harapan, yang juga ketua Kelompok Tani Sidomakmur, Kampung Sinar Harapan, Sutrisno, saat Ridho berkunjung berharap kepada Ridho agar ada perda yang bisa mengatur para pengembang perumahan untuk tidak membuat perumahan di atas lahan persawahan. 

"Jika terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan lahan sawah di Kota Bandarlampung akan habis. Bagaimana dengan perekonomian kami," harap Sutrisno kepada Ridho. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)