Ridho Tak Puas dengan Pertumbuhan Ekonomi Lampung - RILIS.ID
Ridho Tak Puas dengan Pertumbuhan Ekonomi Lampung
[email protected]
Selasa | 14/08/2018 09.43 WIB
Ridho Tak Puas dengan Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Gubernur Ridho Ficardo dan Kepala OJK Lampung Indra Krisna. FOTO: HUMAS PEMPRPOV

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Ridho Ficardo mengaku tidak puas atas hasil pertumbuhan ekonomi Lampung yang berada di peringkat ketiga di bawah Sumatera Utara dan Sumatera Selatan.

Ridho optimistis pertumbuhan Lampung masih bisa ditingkatkan mengingat ada beberapa potensi daerah yang sedang dikembangkan.

"Terlebih Lampung memiliki posisi yang strategis, menjadi pintu gerbang Sumatera,” katanya dalam silaturahmi Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung di Mahan Agung, Senin (13/8/2018).

Potensi dimaksud adalah pengoperasian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), dermaga eksekutif, perpanjangan lintasan Bandara Taufik Kiemas, dan Bandara Internasional Radin Inten II.

"Selain itu, Pelabuhan Panjang sangat berpotensi menjadi pelabuhan pertama di Pulau Sumatera. Meningkatnya ekonomi Lampung akan berdampak positif terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Menurut dia, setidaknya terdapat tiga sektor yang menjadi lokomotif yakni ketahanan pangan, industri, dan pariwisata. Sektor ketahanan pangan harus diperkuat pertanian dan lumbung ternak, termasuk memperkuat pertumbuhan industri kecil dan menengah.

"Sedangkan sektor pariwisata dengan mempercepat proses Bandara Taufik Kiemas dan Radin Inten II serta memunculkan keunggulan di daerah pariwisata. Sektor tersebut menjadi peluang dan harus didukung industri jasa keuangan di Provinsi Lampung," pintanya.

Sementara Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung Indra Krisna menjelaskan, industri jasa keuangan hadir memang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2018 diproyeksikan mencapai 5,4 persen. Angka tersebut cukup baik dan optimistis dapat dilakukan mengingat pada 2017 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen," ujarnya.

Saat ini, lanjut Indra, tim percepatan akses keuangan daerah mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung agar lebih maksimal. Menurutnya, OJK harus berkontribusi mendukung terbukanya akses keuangan daerah.

"Dalam waktu dekat karenanya kami akan melakukan BUMDes di Mesuji dan Tanggamus. Hal lain yang dilakukan adalah berupaya menumbuhkan kredit," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID