Rumahnya Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi di Musala - RILIS.ID
Rumahnya Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi di Musala
Muhammad Iqbal
Rabu | 04/04/2018 01.50 WIB
Rumahnya Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi di Musala
Ratusan warga Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandarlampung, terpaksa mengungsi ke musala Nurul Huda, pada Selasa (3/4/2018) sekira pukul 23.30 WIB. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M.Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Ratusan warga Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandarlampung, terpaksa mengungsi setelah rumahnya terendam banjir setinggi 1,5 hingga 2 meter, Selasa (3/4/2018) sekira pukul 23.30 WIB.

Pantauan rilislampung.id, ratusan warga Kalibalau Kencana yang terdiri dari anak-anak, ibu hamil, dan lansia, mengungsi ke musala Nurul Huda yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi pemukiman mereka.

Hingga Rabu (4/4/2018) dini hari sekira pukul 01.32 WIB, sebagian warga masih terlihat berjaga-jaga sambil menunggu banjir surut. Namun, beberapa warga sudah terlelap dengan alas tidur alakadarnya. Ada yang menggunakan tikar, ada juga yang memakai kain sarung untuk menghangatkan tubuh mereka.

Pemkot Bandarlampung sampai saat ini belum mengirimkan bantuan apapun untuk korban banjir. Hanya tampak petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang turut membantu proses evakuasi warga ke lokasi pengungsian.

Agus Taufik selaku Ketua RT 03 Kalibalau Kencana mengatakan, terdapat 70 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir. “Sebagian warga yang masih bertahan di rumahnya dijemput sama petugas BPBD dengan menggunakan perahu karet dan diungsikan ke musala,” katanya kepada rilislampung.id.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Bandarlampung M. Rizki  mengaku telah menerjunkan sepuluh personel untuk membantu evakuasi warga ke lokasi pengungsian.

“Untuk sementara kita turunkan 10 petugas dan satu perahu karet ke lokasi banjir. Untuk evakuasi warga yang masih bertahan di rumahnya,” ujarnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID