Safari Ramadan, Yusuf Curhat ke Didik, Begini Katanya - RILIS.ID
Safari Ramadan, Yusuf Curhat ke Didik, Begini Katanya
El Shinta
Sabtu | 02/06/2018 19.50 WIB
Safari Ramadan, Yusuf Curhat ke Didik, Begini Katanya
Plt. Wali Kota Bandarlampung M. Yusuf Kohar mencurahkan isi hatinya saat safari Ramadan Pemprov Lampung di Masjid Agung Al Furqon, Sabtu (2/6/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Bandarlampung M. Yusuf Kohar tidak ingin melewatkan momen pertemuan dengan Pjs. Gubernur Didik Suprayitno saat safari Ramadan Pemprov Lampung di Masjid Agung Al Furqon, Sabtu (2/6/2018).

Yusuf Kohar mencurahkan soal kebijakannya menunjuk seorang pelaksana tugas kepala dinas atau badan (Plt. Kadis/Kaban) beberapa waktu lalu.

“Jadi Pak Pjs. Gubernur, belakangan ini lagi ramai membicarakan kebijakan saya sebagai Plt. yang mem-Plt-kan sejumlah kepala dinas dan kepala badan beberapa waktu lalu,” katanya di hadapan Pjs. Gubernur Didik dan rombongan, Sabtu (2/6/2018).

“Banyak yang bilang, seorang Plt. seperti saya tidak bisa menunjuk Plt. (Kadis/Kaban) karena tidak memiliki kewenangan tersebut,” sambung Yusuf Kohar.

Padahal, masih kata Yusuf Kohar, kebijakan yang diambilnya tersebut lantaran ingin memperbaiki sistem pemerintahan di Pemerintah Kota Bandarlampung.

“Saya ingin meringankan beban asisten yang dobel jabatan, satu asisten bisa memegang beberapa jabatan kepala dinas,” ungkapnya.

Atas dasar itulah, politisi Demokrat ini kemudian memutuskan mengangkat seorang pejabat yang memiliki pangkat tinggi tapi berstatus nonjob untuk menjadi Plt. Kadis atau Kaban.

“Saya rasa itu sah-sah saja meskipun ada surat dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional V menyebutkan A, B, dan C tugas seorang Plt., tapi tidak disebutkan bahwa yang saya lakukan menyalahi dan harus dikembalikan seperti semula,” tuturnya.

Menanggapi curhatan Yusuf Kohar, Pjs. Gubernur Didik Suprayitno menilai apa yang dilakukan Plt. Wali Kota Bandarlampung tidak salah.

Menurut Didik, seorang penjabat sementara kepala daerah atau pelaksana tugas daerah memiliki lima tugas. Di antaranya melaksanakan urusan pemerintah, menjaga ketentraman dan ketertiban, menjaga pilkada dan netralitas, ikut membahas program dengan, dan rotasi pemerintahan seizin Mendagri.

“Tapi Plt. kan tidak mempunyai hak untuk tunjangan jabatan. Jadi yang dilakukan Pak Wali diperbolehkan,” ujar mantan Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri ini.

Dalam kesempatan itu, Didik juga memperkenalkan seorang Pjs. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Titin Surti Kustinah yang tak lain adalah istrinya sendiri.

“Ini saya perkenalkan Pjs. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung. Baru ini saya perkenalkan, tapi sebentar lagi kita mau pamitan karena waktu kita hanya tinggal 21 hari lagi,” ucapnya seraya disambut tawa hadirin yang hadir. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID