Sempat diduga Korban Pembunuhan, Ternyata Via Tewas Akibat Overdosis - RILIS.ID
Sempat diduga Korban Pembunuhan, Ternyata Via Tewas Akibat Overdosis
kontributor kontributor
[email protected]
Rabu, 2019/11/27 19.19

RILIS.ID, ; RILISID TV LAMPUNG - Lampung Selatan, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) kepolisian Resort Lampung Selatan akhirnya berhasil mengungkap fakta penemuan wanita yang berhasil dihebohkan masyarakat Kalianda pada rabu pagi (06/11/19) lalu. 

Mayat yang ditemukan di jalan menuju Stadion Zainal Abidin Pagaralam (ZAP) Desa Kedaton Kecamatan Kalianda memang benar-benar murni kasus pembunuhan.

Kepala Polres Lamsel AKBP Mohamad Syarhan, S.iK, SH, MH melalui Kasat Reskrim AKP Coba Maradona di Kalianda mengatakan tentang kejadian naas yang berawal dari jadwal dan pesta seks obat-obatan yang terkait dengan dan korban.

"Ini kejadian berawal dari tersangka FS alias Fei (26) mengajak jalan korban BO alias V (19) menggunakan mobil minibus yang dikendarai oleh pelakunya sendiri. 

Kemudian dibawa bersama korban pada hari selasa (11/5/19) mengundang menginap disebuah hotel di Natar. 

Mereka berdua menurut keterangan dikeluarkan menggunakan narkoba jenis sabu. Selain itu juga melakukan hubungan badan seharian. Mungkin karena terlalu lelah seharian, korban V akhirnya diangkat overdosis (dikeluarkan buasa di mulutnya), "ujar Coba Maradona.

Setelah korban mengeluarkan busa dimulutnya, tambah Coba Maradona, minta dimenangkan dan ganti menetralkan dengan meminumkan cairan garam ke korban, namun tetap korban bertambah parah.

"Karena panik, percobaan akhirnya membawa korban V naik mobil, tanpa arah tujuan mengemudi-putar di wilayah Natar, kemudian masuk Jalan Tol Trans Sumatera, akhirnya pada pukul 04.00 WIB. Dapatkan bantuan korban kehilangan GOR Kalianda dan ditemukan oleh warga yang sedang jogging pagi hari, "tambah mantan Kasat Reskrim Metro ini.

Coba Maradona mengatakan, tersangka akan dijerat Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman kurang lebih 12 tahun penjara. 

Sementara Barang Bukti (BB) seperti plastik bekas jenis sabu, rambut korban, satu unit mobil minibus diamankan guna penyelidikan lebih lanjut. 

Laporan Ujang Irawan dan Kartono / rilislampung.id



Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID