Sempat Memakan Buah Nanas, Jejak Abdul Lahab DPO yang Terluka Tembak saat Baku Tembak - RILIS.ID
Sempat Memakan Buah Nanas, Jejak Abdul Lahab DPO yang Terluka Tembak saat Baku Tembak
kontributor kontributor
Subrata
Senin, 2019/08/05 20.23

RILIS.ID, ; RILIS.ID TV, Lampung Tengah - Sempat memakan buah nanas di areal perkebunan nanas milik PT. Humas Jaya Lamteng, jejak Abdul Lahab DPO Polres Lamteng yang terluka tembak saat baku tembak dengan anggota resmob setempat, akhirnya jejak DPO tersebut hilang di pertigaan jalan di area 43 PT. Humas Jaya. 

Semua kronologi pengejaran DPO tersebut diceritkan oleh Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP Yuda Wiranegara mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma saat ditemui awak media diruang kerjanya di Mapolres Lamteng, Senin (5/8).

Yuda menceritakan, setelah menemukan mobil anggota yang dibawa kabur oleh tersangka di PT. 31, anggota menyisir lokasi dengan mengikuti jejak darah pelaku yang tercecer. 

"Kita setelah menemukan mobil pelaku, kita mengikuti jejak darahnya dan melompat ke jalan tol trans sumatera yang belum terpakai, lalu kita ikuti lagi menuju perkebunan nanas milik PT. Humas Jaya dan ditemukan baju milik pelaku yang terdapat darahnya. Di area 62 kita kembali temukan sebuah silet dan buah nanas yang sempat dimakan oleh pelaku. Jejak darah pelaku terputuh di dekat pertigaan area 42 PT. Humas Jaya," ungkapnya. 

Lanjut Yuda, sekitar pukul 2.30 wib dini hari anjing pelacak dari Polda tiba di lokasi dan setelah dilakukan penyisiran hasilnya sama terputus di sekitar pertigaan area 42 PT. Humas Jaya.

"Sama hasil penyisiran anjing pelacak dengan kita, jejak pelaku terputus di pertigaan area 42," tambahnya. 

Sampai berita ini diturunkan, anggota gabungan masih berada di lokasi menyisir keberadaan pelaku dan Yuda mengatakan anggotanya terbagi menjadi dua tim, tim pertama menyisir lokasi perkebunan dan tim kedua mengecek ke kampung-kampung terdekat termasuk klinik dan rumah sakit.

"Kita masih menyisir lokasi, dan anggota kita bagi menjadi dua tim," jelasnya.



Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID